BORNOENEWS,Palangka Raya - Kondisi Rakawindra Dwi Putra, bayi pengidap penyakit atresia bilier atau saluran empedu tidak terbentuk sempurna alias buntu, dalam beberapa hari terakhir kian menyita perhatian publik. Ada sejumlah pihak yang secara sukarela menjadi fasilitator untuk mengumpulkan dana bagi pengobatan bayi 8 bulan ini. Sudah terkumpul dana Rp3.371.000 .

Salah satunya Rizky Badjuri, pemilik Kopi Jos Palangka Raya. Ia menjadi salah satu inisiator pengumpulan dana yang dinamai "Koin Cinta untuk Raka" demi menghimpun dana pengobatan bagi Raka. Bagaimana tidak, sedikitnya Rp900 juta hingga Rp1 miliar adalah biaya yang harus ditanggung oleh pihak keluarga untuk pengobatan Raka. Maka muncullah kepedulian dari sana-sini untuk bayi malang ini. Meski begitu, dana yang terkumpul hingga saat ini masih sangat jauh dari biaya yang dibutuhkan.

"Sampai sekarang baru ada Rp3.371.000 yang terkumpul. Jika ada yang tergerak membantu lagi bisa mengirimkan dana ke rekening BRI Syariah atas nama Doby Rifadi, 1028278388," ungkap Rizky kepada Borneo News, Sabtu (30/7/2016).

Ia mengatakan,  pengumpulan dana ini akan menemui puncaknya pada 10 Agustus 2016 dengan diadakannya "Malam Amal".

"Rencananya kemarin mau dilaksanakan di Kopi Jos tapi dengan pertimbangan tempatnya yang kecil, kita masih mencari tempat lain lagi. Kalau ada kesempatan rencananya Bupati Kapuas, Ben Brahim juga akan hadir di acara Malam Amal ini," tambahnya. (TESTI PRISCILLA/m)