**Borneonews - Banda Aceh**, Atlet Gusti Jaya Kusuma yang berasal dari Jawa Timur, mengungkapkan rasa terkejut dan tidak menyangkanya setelah berhasil meraih medali emas di babak final nomor tunggal putra cabang soft tenis pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024.
Dalam pernyataannya, Gusti menggambarkan perasaannya yang campur aduk setelah pertandingan. "Sangat terharu, sedih, dan terkejut. Perasaan ini tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata," ungkapnya saat ditemui selepas pertandingan di Lapangan Soft Tenis Mapolda Aceh pada hari Sabtu.
Gusti menjelaskan bahwa sebenarnya ia memiliki target pribadi untuk masuk ke dalam peringkat empat besar. Dengan meraih medali emas, Gusti merasa pencapaian ini melampaui harapannya, mengingat lawan yang dihadapinya masih tergolong muda, sementara dirinya sudah menginjak usia 32 tahun.
Ia menilai bahwa dari segi bracket atau *drawing*, tidak ada lawan yang bisa dianggap enteng, karena semua atlet yang diikutsertakan di PON memiliki kemampuan yang baik. "Ditambah lagi, mereka masih muda, sehingga secara fisik pastinya lebih kuat. Jadi, tidak terduga bisa mendapatkan medali emas hari ini. Bahkan, sampai di final pun saya masih tidak menyangka," jelas Gusti.
Dalam partai final, Gusti berhasil mengalahkan Muhammad Fajar Amarta dari DI Yogyakarta dengan skor akhir 4-1. Sejak awal, pertandingan telah berlangsung sengit dan penuh tekanan bagi kedua atlet.
Di tengah jalannya pertandingan, ketika Gusti unggul, Fajar mengalami beberapa kendala dalam melakukan serangan balik. Gusti yang peka terhadap situasi ini, berusaha memanfaatkan momen tersebut untuk menambah skor.
Saat saya melihat lawan mulai kehabisan tenaga dan kehilangan rasa percaya diri, saya berusaha untuk membalikkan keadaan, tuturnya.
Kemenangan dengan skor 4-1 itu pun disambut dengan meriah oleh Gusti. Sesaat setelah menorehkan skor kemenangan, ia melakukan selebrasi dengan mengelilingi lapangan sambil mengibarkan bendera provinsi yang membanggakan, yakni Provinsi Jawa Timur.
Dalam momen yang sama, Gusti juga memberikan apresiasinya terhadap kehadiran cabang soft tenis dalam PON XXI. Ia berharap bahwa cabang olahraga ini akan melahirkan banyak pemain berbakat di masa mendatang.
Harapannya, ke depannya akan ada banyak atlet potensial yang bisa berprestasi, bahkan berkompetisi di ajang besar seperti *SEA Games* dan *Asian Games*, tutupnya.
Berikut adalah hasil akhir perolehan medali untuk nomor tunggal putra cabang soft tenis pada PON XXI 2024:
1. Medali emas: Gusti Jaya Kusuma (Jawa Timur)
2. Medali perak: Muhammad Fajar Amarta (DI Yogyakarta)
3. Medali perunggu: Reza Fahlevi (Jawa Tengah) dan Risky Syahputra (Sumatera Barat).
ANTARA
Gusti Jaya Kusuma Raih Emas Tunggal Putra di PON XXI 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Chelsea Dipermalukan Tottenham Hotspur 0-2 di Stamford Bridge
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







