**Borneonews - Medan, Sumatera Utara**, Pegolf bernama Viera Permata Rosada, yang lebih dikenal dengan panggilan Ocha, berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi Provinsi Sumatera Utara dalam cabang golf perorangan putri pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024.
Usai meraih prestasi yang membanggakan tersebut, Ocha menyatakan perasaannya. "Saya merasa sangat senang dan bahagia. Terima kasih kepada seluruh warga Sumut yang telah memberikan dukungan," ujarnya saat ditemui di Royal Sumatra Golf Course, Medan, pada hari Sabtu.
Ocha mengungkapkan bahwa ia baru saja tiba di Medan tiga bulan yang lalu setelah menyelesaikan studi di Amerika Serikat. Keputusan untuk kembali ke tanah air adalah untuk mempersiapkan diri menyambut PON 2024. Prestasi ini memberikan kepuasan tersendiri untuk Ocha, mengingat perjuangannya dalam beradaptasi dengan lingkungan dan kembali bersaing di level nasional.
Dalam pertandingan ini, Ocha mencatatkan total 212 pukulan, yang berarti empat *under par* selama tiga ronde yang dijalani. Ronde yang ditetapkan memiliki *par* sebanyak 216 pukulan dengan total 56 *hole*. Sebagai rincian, Ocha mencatat 73 pukulan pada ronde pertama, 72 pada ronde kedua, dan 67 pada ronde ketiga. Di ronde terakhir, ia mencetak 67 pukulan dengan lima kali mencetak *birdie* pada *hole* 1, 5, 6, 10, dan 15, tanpa melakukan *bogey* sama sekali.
Sementara itu, Kristina Natalia Yoko berhasil mengamankan medali perak untuk DKI Jakarta dengan total 216 pukulan yang menyamai angka *par*. Dalam rincian ronde yang dijalani, Yoko mencatatkan 72 pukulan di ronde pertama, 73 di ronde kedua, dan menunjukkan performa luar biasa dengan 62 pukulan di ronde ketiga. Pada ronde terakhir tersebut, Yoko juga mencatat tiga *birdie* pada *hole* 5, 7, dan 10, namun juga mengalami dua *bogey* pada *hole* 11 dan 14.
Meva Helina Schmit dari Bali turut menyumbangkan medali perunggu dengan catatan 222 pukulan, atau enam *over par*. Performa Meva terdiri dari 75 pukulan pada ronde pertama, 73 pada ronde kedua, dan 65 pada ronde ketiga. Di ronde terakhirnya, dengan tidak hanya mampu mencatat satu *birdie* pada *hole* 6, Meva juga mengalami tiga *bogey* pada *hole* 2, 3, dan 8.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa olahraga golf di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Utara, sedang mengalami perkembangan yang signifikan, dan diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di masa mendatang.
ANTARA
Ocha Sumbang Medali Emas Pertama untuk Sumut di PON 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







