JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Keberhasilan kontingen judo Jakarta meraih status juara umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang diselenggarakan di Aceh dan Sumut tidak terlepas dari dua faktor utama, yaitu kekompakan tim dan persiapan yang matang. Hal ini disampaikan oleh manajer tim, Puji Putra Pratama, dalam sebuah wawancara di Banda Aceh. Puji Putra Pratama mengungkapkan bahwa timnya berhasil melampaui target yang ditetapkan dalam acara tersebut. "Kami ditargetkan untuk mengoleksi lima medali emas, namun nyatanya kami mendapatkan tujuh medali emas, tiga perak, dan empat perunggu," jelasnya pada hari Sabtu. Ionya menambahkan bahwa dukungan yang kuat dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jakarta dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sangat berkontribusi dalam persiapan yang dilakukan. Persiapan untuk PON ini sudah dimulai sejak PON Papua lalu, di mana Jakarta berhasil meraih empat medali emas dari kuota yang ditargetkan. Dari segi jumlah peserta, Jakarta mengirimkan 16 atlet judo ke Aceh, yang terdiri dari 14 atlet kategori laga dan dua atlet seni. "Kebanyakan atlet kami merupakan pelatnas, dan ada juga beberapa atlet dari pusat pelatihan daerah (puslatda). Selama dua tahun terakhir, kami mengalami kebingungan karena atlet berlatih secara terpisah, namun tahun ini kami telah melakukan latihan bersama," ungkapnya. Selain itu, mereka juga mengadakan pemusatan latihan di luar negeri, yaitu di Korea Selatan dan Jepang, untuk mempersiapkan para atlet tampil lebih optimal. "Kami melaksanakan *try out* sebagai hasil latihan selama dua bulan yang dilakukan pada Juli hingga Agustus 2024," tambahnya. Puji Putra Pratama juga mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini, di mana sebagian besar atlet yang tergabung dalam tim saat ini memiliki rentang usia di bawah 25 tahun. "Kami membawa dua atlet senior, sementara sisanya merupakan atlet muda. Ini akan menjadi persiapan kami untuk PON yang akan datang," tutupnya. ANTARA