JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Pelari Jakarta, Aprilia Kartina, akhirnya berhasil meraih medali emas setelah menunggu selama 12 tahun, dalam cabang olahraga 1.500 meter putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Keberhasilan ini menjadi saat yang ditunggu-tunggu bagi Aprilia, yang berusia 27 tahun, dalam kompetisi yang diikutinya untuk yang ketiga kalinya. Setelah menyelesaikan perlombaan di Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center, Aprilia mengungkapkan, "Emas ini adalah hasil yang saya tunggu-tunggu untuk mendapatkan pencapaian prestasi yang diharapkan." Keberhasilan ini tentunya memberikan kebanggaan tersendiri bagi atlet yang pernah membela tim Sumatera Barat pada PON XVIII di Riau tahun 2012, di mana ia juga berhasil meraih medali emas. Namun, perjalanan Aprilia tidak selalu mulus. Pada PON XIX di Jawa Barat tahun 2016, ia absen, dan di PON XX di Papua, keberuntungannya belum memihak, di mana ia tidak membawa pulang medali. "Jadi emas ini saya persembahkan untuk anak saya, karena saya tak menyangka bisa menyalip lawan menjelang akhir lomba atau *finish*," ujarnya. Aprilia yang merupakan seorang anggota TNI Angkatan Laut berpangkat Sersan Dua (Serda) ini menjalani pelatihan yang ketat untuk mempersiapkan diri menghadapi *multi event* olahraga nasional yang berlangsung setiap empat tahun sekali. Ia berlatih setiap hari dan menjaga pola makan serta asupan nutrisi dengan baik. Ke depan, Aprilia juga menargetkan untuk berkompetisi di nomor 800 meter untuk menambah koleksi medali Emas bagi DKI Jakarta. Dalam PON XXI ini, tim Jakarta berhasil memborong dua medali emas melalui nomor 1.500 meter baik putra maupun putri, berkat perjuangan dari Wahyudi Putra dan Aprilia Kartina. Wahyudi tercatat mencatat waktu 3 menit 50,2 detik, sementara waktu yang diraih Aprilia adalah 4 menit 29,81 detik. Meskipun berhasil meraih medali emas, catatan waktu Aprilia belum memecahkan rekor PON yang dipegang oleh Supriyati Sutono dari Jawa Barat, yang mencatatkan waktu 4 menit 26,66 detik pada PON XV di Jawa Timur tahun 2000. Sementara itu, pencapaian Aprilia juga masih jauh dari rekor nasional yang dipegang oleh Rini Budiarti dari Jakarta, yang berhasil mencatat waktu 4 menit 18,69 detik, selisih lebih dari 11 detik dari waktu yang diraihnya. Di final nomor 1.500 meter putri, terdapat delapan peserta yang berasal dari tujuh provinsi, termasuk DKI Jakarta yang mengirimkan dua atlet, serta peserta lainnya dari Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Papua Pegunungan, Nusa Tenggara Barat, Yogyakarta, dan Sumatera Barat. Martin (3032) ANTARA