**Borneonews - Sentani**, Pemerintah Kabupaten Jayapura berusaha memfasilitasi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berasal dari orang asli Papua (OAP) dalam upaya mengembangkan potensi ekonomi di daerah tersebut. Menyadari pentingnya peran UMKM, pemerintah daerah berkomitmen untuk menyediakan dukungan yang memadai.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Hariyanto, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 5.800 pelaku usaha yang terdaftar di wilayahnya. Namun, jumlah tersebut dianggap belum merata, karena mayoritas pelaku usaha terkonsentrasi di wilayah pembangunan I dan II yang merupakan distrik-distrik perkotaan.
Hariyanto juga menambahkan bahwa di kawasan perkotaan, hasil produk UMKM cukup bervariasi. Beberapa produk yang dihasilkan antara lain pinang, keripik pisang, keripik keladi, dan berbagai produk rumahan lainnya. Hal ini menunjukkan adanya potensi lokal yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Sebagai bagian dari upaya pengembangan kapasitas, pihak dinas telah menyelenggarakan sejumlah pelatihan yang melibatkan pelaku UMKM dari berbagai daerah, termasuk yang berada di lokasi yang cukup terpencil dari pusat kota. Menurut Hariyanto, daerah-daerah tersebut memiliki sumber daya alam yang melimpah, seperti pisang, singkong, dan keladi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis usaha rumahan.
Dalam pelatihan, pesertanya diajarkan teknik penggorengan yang baik serta penggunaan metode pengemasan yang menjamin kebersihan dan kualitas produk. Dedikasi dan penerapan ilmu yang diperoleh diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya di distrik-distrik yang lebih terpencil.
Lebih lanjut, Hariyanto juga mengingatkan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan masyarakat OAP. Dengan pendekatan yang lebih konstruktif, mereka diharapkan bisa mengelola sumber daya di sekitar mereka sehingga memiliki nilai ekonomis tinggi. Misalnya, masyarakat yang berdomisili di pesisir dapat memanfaatkan hasil laut dengan memproduksi ikan asin, ikan asap, serta abon ikan, yang diharapkan dapat memberikan dampak signifikan pada peningkatan ekonomi keluarga.
Sebagai bagian dari rencana pemberdayaan masyarakat OAP, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura juga mendapatkan alokasi dana otonomi khusus (Otsus) yang mencapai Rp4 miliar pada tahun ini. Dana ini juga akan digunakan untuk mendukung berbagai program dan inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
ANTARA
Pemberdayaan UMKM OAP di Jayapura Dorong Potensi Ekonomi Daerah
Bagikan:

JAYAPURA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
2 Gol Injury Time Bawa Inter Milan Comeback 2-1 atas Fiorentina
Timnas Indonesia U15 Telan Kekalahan 0-3 dari Wales
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
Komentar (0)
Memuat komentar…






