BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang**, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menetapkan anggaran sebesar Rp250 juta sebagai bentuk apresiasi kepada atlet yang berhasil meraih medali dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi atlet yang berhasil memperoleh medali emas, perak, dan perunggu. Penjabat Gubernur Kepulauan Babel, Sugito, menyampaikan bahwa imbalan ini merupakan ungkapan terima kasih atas prestasi yang telah diraih oleh para atlet. Dikatakan bahwa saat ini atlet asal Kepulauan Babel telah berhasil memperoleh sepuluh medali, yang terdiri dari dua medali emas, dua medali perak, dan enam medali perunggu dalam ajang PON yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Sugito juga mengatakan bahwa potensi perolehan medali emas masih terbuka lebar, mengingat masih ada beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Di antara cabang tersebut adalah atletik, menembak, *aeromodelling*, dan voli pasir. Dengan demikian, para atlet diharapkan dapat menambah pundi-pundi medali yang dimiliki. Harapan besar disampaikan agar bonus atau uang pembinaan yang diberikan dapat menjadi motivasi tambahan bagi atlet dan calon atlet lainnya. Tujuannya adalah mendorong mereka untuk terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Sugito menegaskan bahwa keberhasilan raihan medali atlet saat ini tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan yang dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya adalah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Babel, yang telah mengambil inisiatif untuk mempercepat proses pembinaan atlet. Saat ini, KONI tengah menjalankan program pembinaan lanjutan bagi para atlet sebagai persiapan menuju kualifikasi PON 2027. Program ini mencakup fokus pada atlet peraih medali PON 2024 serta melakukan seleksi terhadap atlet-atlet potensial lainnya. "Dengan hasil yang baik ini, kita harus melanjutkan pembinaan yang telah dilakukan. Prestasi yang diraih merupakan cerminan dari keberhasilan dalam pembinaan jangka panjang," pungkas Sugito. ANTARA