BENGKULU –
**Borneonews - Rejang Lebong**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rejang Lebong, yang terletak di Provinsi Bengkulu, saat ini sedang melakukan pemisahan logistik dari Pemilu serentak Tahun 2024 untuk keperluan pelelangan maupun proses pemusnahan. Ketua KPU Rejang Lebong, Ujang Maman, dalam keterangan yang diperoleh di Rejang Lebong pada hari Minggu, menjelaskan bahwa selama sepekan terakhir, staf KPU bersama dengan pekerja yang bertanggung jawab terhadap gudang logistik telah melakukan pembersihan dan penataan di gudang logistik yang berlokasi di Kelurahan Batu Galing, Kecamatan Curup Tengah. Ia menyebutkan bahwa terdapat tiga kategori logistik bekas Pemilu 2024 yang akan dilelang, antara lain bilik suara, kotak suara, serta lima jenis surat suara yang digunakan dalam Pemilu legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ujang mengemukakan, logistik yang akan dilelang terdiri dari 3.264 unit bilik suara dan 4.080 unit kotak suara, termasuk 36 unit kotak suara cadangan. Adapun jenis surat suara yang akan dilelang mencakup surat suara dari Pilpres, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi Bengkulu, serta surat suara untuk pemilihan DPRD Rejang Lebong dari empat daerah pemilihan (dapil) dengan total 1.064.855 lembar. Selain itu, logistik bekas Pemilu yang tidak akan dilelang juga akan dimusnahkan, termasuk plastik pembungkus, tali kabel, dan bekas bantalan coblosan lainnya. Sementara itu, Riko Saputra selaku Kasubag Umum KPU Rejang Lebong menambahkan bahwa sejak tanggal 8 September, pihaknya telah melakukan aktivitas pembersihan dan penataan logistik bekas Pemilu 2024 yang tersimpan di Gudang KPU yang berada di Kelurahan Batu Galing, Kecamatan Curup Tengah. Hal ini dilakukan mengingat akan segera datangnya logistik untuk Pilkada serentak 2024. Riko menjelaskan bahwa kegiatan tersebut meliputi perapian gudang dan pengumpulan serta inventarisasi arsip permanen dan non-permanen agar bisa disimpan dengan baik. Ia juga menegaskan bahwa gudang untuk penyimpanan logistik Pilkada serentak 2024 masih akan menggunakan lokasi gudang logistik dari Pemilu 2024 yang kondisinya cukup luas, sehingga diharapkan dapat menampung logistik pilkada yang akan mulai masuk pada bulan Oktober mendatang. ANTARA