BORNEONEWS, Kasongan - Perkembangan Kecamatan Katingan Hilir dua tahun terakhir dinilai cukup pesat, terutama bangunan perumahan dan pertokoan.

Hal ini mengemuka saat rapat penyelesaian tapal batas antardesa dan kelurahan se Kecamatan Katingan Hilir di ruang rapat kecamatan setempat akhir pekan ini.

"Dengan mulai pesatnya perkembangan terutama sektor perumahan dan pertokoan, khususnya di Kelurahan Kasongan Lama menyebabkan tidak jarang adanya permasalahan sengketa lahan ini," sebut Lurah Kasongan Lama Elpi Rineldi saat menyampaikan paparannya.

Lurah Elpi menyebutkan, di wilayahnya saat ini sudah banyak berdiri perumahan tersebut. Selain di tepi Jalan Trans Kalimantan Kasongan-Palangkaraya, bangunan perumahan ini juga terdapat di Jalan Pendahara Lama, dan Jalan Soekarno-Hatta.

"Di wilayah Kelurahan Kasongan Lama ini sekarang pembangunan sektor perumahan sudah cukup padat," sebut Elpi Rineldi.

Elpi menyebutkan, jika pesatnya pembangunan ini secara tidak langsung dipengaruhi oleh sektor ekonomi warganya yang dinilai lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. 

Sementara Lurah Kasongan Baru Andre juga mengakui jumlah bangunan, baik rumah maupun warung/toko di wilayahnya juga cukup pesat.

Kepala Desa Hampalit Kereng Pangi, Pandede juga mengakui jika pertumbuhan sektor perumahan dan pertokoan di wilayahnya sejauh ini semakin meningkat jumlahnya dibanding sebelumnya.

Camat Katingan Hilir Ardiansyah mengakui jika wilayahnya akhir-akhir ini menunjukan perkembangan cukup signifikan terutama dibidang perumahan dan pertokoan. 

Selain itu bangunan sarang burung walet juga mulai bermunculan, dan hal ini merupakan potensi daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) terutama sektor pajak atau retribusi.

"Sebagai Ibukota Kabupaten, jadi menurut saya wajar kalau Kecamatan Katingan Hilir ini sudah banyak berdiri perumahan dan pertokoan itu, sebab tidak sedikit mungkin warga yang ada di pedalaman juga ingin memiliki rumah di Kasongan dan Kereng Pangi," sebutnya. (ABDUL GOFUR/m)