JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Sebanyak 1.500 pelari yang berasal dari berbagai komunitas lari, termasuk sejumlah atlet lari yang berstatus nasional, berpartisipasi dalam acara Jawara Run 2024. Acara ini bukan hanya sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga merupakan kesempatan untuk berbagi rezeki dengan sesama. Jawara Run 2024 diselenggarakan di Broadway, The FlavorBliss Alam Sutera, dan sebagian dari pendapatan yang diperoleh akan diberikan kepada Yayasan Kursi Putih. Yayasan ini merupakan lembaga nonprofit yang bergerak di bidang pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda. Penyelenggara acara, Periasman Effendi, dalam keterangan tertulisnya, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme peserta yang tinggi. "Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, yaitu sekitar dua bulan, kami sangat terkejut dengan jumlah pendaftar yang datang. Akhirnya, kami memutuskan untuk menerima 1.500 pelari dalam Jawara Run 2024," ujarnya. Tidak hanya berperan sebagai kegiatan amal, Jawara Run juga memiliki misi untuk mencetak atlet lari berbakat dari daerah Banten. Dalam acara ini, para pelari muda mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka. "Kami ingin melihat lahirnya pelari-pelari hebat dari Banten," tambah Periasman. Jawara Run 2024 merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-37 Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP-INI) dan HUT ke-64 Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT). Michael Wisnoe Barata, Ketua Panitia Jawara Run dan juga Pengurus Wilayah IPPAT, mengungkapkan bahwa suksesnya acara ini berkat dukungan dari berbagai komunitas lari, termasuk Notary Runners Indonesia (NRI), sebuah komunitas para notaris yang menggemari olahraga lari. "Acara ini didukung oleh berbagai komunitas pelari, seperti Notary Runners Indonesia, serta komunitas lainnya. Kerjasama ini sangat efektif dalam menjangkau masyarakat. Kami juga merasa terkejut dengan kehadiran pelari-pelari nasional," jelas Michael. Walaupun persiapan dilakukan dalam jangka waktu yang cukup singkat, acara ini dilangsungkan dengan sukses tanpa hambatan yang berarti, dan semuanya berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Sementara itu, Diah Sukma Permata Riani sebagai Pengurus Wilayah IPPAT Banten menyatakan harapannya untuk menjadikan Jawara Run sebagai agenda tahunan. Ia menilai tingginya animo masyarakat pada acara perdana ini sebagai indikasi positif untuk keberlanjutan kegiatan serupa ke depannya. "Kami berharap acara ini dapat menjadi kegiatan rutin tahunan. Ini adalah acara pertama yang kami lakukan dengan waktu persiapan hanya dua bulan, namun berhasil menarik lebih dari 1.500 peserta. Kami sangat bersyukur atas kelancaran acara ini," pungkas Diah. ANTARA