MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah merencanakan untuk mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar sebagai subsidi penerbangan. Langkah ini diambil untuk memfasilitasi pembukaan kembali rute penerbangan antara Makassar dan Kepulauan Selayar. Penjabat Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan komitmennya dengan menegaskan bahwa dana tersebut akan disalurkan melalui Dinas Perhubungan Sulsel untuk mendukung bantuan keuangan yang bersifat khusus. Harapannya, bantuan ini dapat mendorong konektivitas udara yang berdampak positif terhadap kondisi transportasi dan pariwisata di selayar. Saat ini, akses menuju Kabupaten Kepulauan Selayar masih terbatas, hanya dapat dijangkau melalui jalur laut, menggunakan rute dari Pelabuhan Bira ke Pamatata. Sementara itu, layanan penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Bandara Aroeppala di Selayar sudah tidak aktif lagi. Oleh karena itu, kembalinya penerbangan ini sangat diharapkan dapat mempermudah akses dan meningkatkan sektor wisata di daerah tersebut. Dalam acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) tingkat Provinsi Sulsel yang berlangsung di Lapangan Pemuda Benteng, Selayar, Zudan Arif menekankan, “Semoga dengan subsidi penerbangan ini, pariwisata Kepulauan Selayar makin maju.” Prof. Zudan Arif juga mengungkapkan kerinduan untuk mengunjungi Selayar, yang sudah dipendam selama sembilan tahun. Akhirnya, kesempatan itu terwujud saat beliau menghadiri peringatan Harkopnas ini. Menurutnya, "Selayar ini sangat indah, pemandangannya bagus, masyarakatnya ramah-ramah," ungkapnya dengan penuh antusias. Acara Harkopnas 2024 dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Deputi Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM, Ahmad Zabadi. Selain itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) yang diwakili oleh Agung Sujatmoko, Ketua Dekopin Provinsi Sulsel, Asrullah, serta Bupati dan Wali Kota se-Sulsel yang hadir atau diwakili pun turut meramaikan kegiatan tersebut. ANTARA