**Borneonews - Banda Aceh**, Sang Guru Rimba dan Guru Badai telah memberikan pengarahan kepada para atlet, pelatih, serta ofisial cabang olahraga tarung derajat. Kegiatan ini dilaksanakan menjelang pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024, yang dijadwalkan bertempat di Bale Meuseuraya Aceh (BMA), Kota Banda Aceh, pada hari Minggu.
Heru Hermawan selaku Technical Delegate untuk cabang tarung derajat PON Aceh-Sumut 2024 menekankan pentingnya pemahaman mengenai pertandingan dan sistem penghitungan poin yang akan diterapkan. "Kami bertujuan untuk memberikan penjelasan mendetail mengenai tata cara pertandingan dan poin-poin yang bisa diperoleh," ungkapnya di Banda Aceh.
Dalam pengarahan tersebut, Sang Guru Rimba menjelaskan secara langsung tentang berbagai aspek yang perlu diperhatikan oleh atlet dan ofisial selama pertandingan berlangsung. Hal ini mencakup tata cara masuk ke arena pertandingan serta aturan yang harus dipatuhi.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap jenis pukulan atau tendangan yang dapat menghasilkan poin. Ini merupakan hal yang krusial agar semua pihak paham tentang penilaian yang dilakukan oleh wasit. Sang Guru Rimba menambahkan, "Terdapat kemungkinan bahwa ofisial atau pelatih menilai suatu pukulan atau tendangan sebagai poin, tetapi wasit bisa jadi tidak menganggapnya demikian, sehingga jenis pukulan yang valid perlu dipahami dengan baik."
Ia juga mengingatkan bahwa pukulan tertentu, seperti tendangan lurus, tidak diperbolehkan. Ketika seorang atlet jatuh akibat pukulan lawan, wasit akan memeriksa apakah kaki atlet tersebut tetap kokoh di atas matras sambil menghitung, yang harus dipahami oleh semua pihak yang terlibat.
Di sisi lain, Sang Guru Badai menjelaskan tata cara dalam seni gerak. Ini mencakup peraturan bagi atlet laki-laki yang memasuki arena dengan membuka baju, namun tetap mengikuti tata cara yang telah ditentukan, termasuk dalam cara melipat pakaian dan gerak penilaian.
"Kami sudah memberikan semua informasi yang relevan tentang pertandingan kepada peserta. Bagi yang merasa perlu penjelasan lebih lanjut, dianjurkan untuk bertanya langsung kepada panitia mengenai aturan-aturan yang berlaku," tuturnya.
Dalam konteks kompetisi, sebanyak 21 medali emas akan diperebutkan oleh 22 provinsi yang berpartisipasi dalam cabang olahraga tarung derajat. Pertandingan ini meliputi tiga kategori, yakni tarung dan seni gerak untuk atlet putra, putri, serta kategori campuran selama PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Adapun total nomor pertandingan yang akan dipertandingkan tercatat sebanyak 21. Ini terdiri dari sebelas nomor tarung bebas untuk putra, mencakup kelas 49,1-52 kg, 52,1-55 kg, 55,1-58 kg, 58,1-61 kg, 61,1-64 kg, 64,1-67 kg, 67,1-70 kg, 70,1-75 kg, dan 75,1-80 kg.
Sementara itu, untuk kategori putri, nomor tarung bebas meliputi kelas 45,1-50 kg, 50,1-54 kg, 54,1-58 kg, 58,1-62 kg, dan 62,1-66 kg.
Selain kategori tarung, juga ada nomor seni untuk pria yang termasuk ranger tunggal, getar berpasangan, dan garang beregu. Di kategori putri, pertandingan seni juga meliputi ranger tunggal, getar berpasangan, dan ranger beregu, serta medali emas diperebutkan dalam nomor campuran pertandingan getar beregu.
ANTARA
Persiapan Atlet Tarung Derajat Menuju PON Aceh-Sumut 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PSMS Medan Bungkam PSIS Semarang 2-1
Komisi III DPR Minta Kapolri Terus Gas Pol Perangi Narkoba
Manchester United Tak Berdaya, Dihajar Bournemouth 0-3 di Old Trafford
Gol McKennie dan Luiz Bawa Juventus Menang 2-0 atas Lecce
Hujan Lebat Guyur Tanjung Harapan TN Tanjung Puting
Bayern Muenchen Rebut Puncak Klasemen Setelah Kalahkan Freiburg 3-1
Komentar (0)
Memuat komentar…







