JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bersaing dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta tahun 2024, Pramono Anung dan Rano Karno menyepakati untuk tidak menggunakan strategi politik identitas dalam kampanye mereka. Pramono menegaskan bahwa fokus mereka adalah pada persaingan program, gagasan, dan visi yang berkaitan dengan solusi untuk permasalahan yang dihadapi masyarakat Jakarta. Dia mencerminkan pola pikir yang inklusif dan berorientasi pada keadilan sosial. Meskipun tidak menjelaskan secara spesifik alasannya, Pramono menyebutkan bahwa penggunaan politik identitas berpotensi menimbulkan dampak negatif, termasuk diskriminasi terhadap kelompok tertentu dan munculnya radikalisasi. Lebih lanjut, Pramono menekankan keinginannya untuk menjadikan suasana politik di Jakarta lebih ceria dan menggembirakan demi tujuan membahagiakan warganya. Ia menggambarkan jenis politik yang mereka usung sebagai "politik riang gembira," yang mengedepankan solidaritas dan persatuan. Selain itu, Pramono berkomitmen untuk melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui pendekatan *door to door*, menjangkau warganya hingga ke sudut-sudut kecil kota. Pramono juga mengungkapkan visi jangka panjangnya untuk Jakarta, yakni menjadikan Provinsi Daerah Khusus Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global yang kompetitif. Ia berupaya untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat yang adil dan berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, Lies Hartono, ketua tim pemenangan Pramono Anung dan Rano Karno yang akrab disapa Cak Lontong, menegaskan pentingnya pendekatan yang menggembirakan untuk mencapai tujuan mereka. Meskipun tidak merinci metode yang akan digunakan, Cak Lontong yakin bahwa kebahagiaan yang dirasakan oleh Pramono dan Rano akan menjadi modal utama dalam mewujudkan kebahagiaan bagi warga Jakarta. Cak Lontong menambahkan bahwa perannya adalah untuk merangkum dan mewujudkan tujuan dari Pramono dan Rano, di mana keduanya memiliki pemahaman yang kuat mengenai Jakarta. Ia berusaha agar visi dan misi mereka dapat diterjemahkan menjadi tindakan yang nyata bagi masyarakat. Pada hari Minggu tersebut, Pramono dan Rano melakukan rapat awal dengan seluruh tim pemenangan mereka. Dalam rapat itu, turut hadir beberapa anggota DPRD DKI Jakarta yang memiliki peran dalam bidang kampanye dan sosialisasi, termasuk Ida Mahmudah dan Hardiyanto Kenneth. Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan bahwa ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang bertarung dalam Pilkada 2024 telah memenuhi syarat administratif. Ketiga pasangan yang dimaksud adalah Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel), Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun). ANTARA