JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang, Sumatera Utara** Atlet wushu asal Jawa Tengah, Tharisa Dea Florentina, berhasil meraih medali emas pada nomor *sanda* kelas 52 kg putri dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. Kemenangan ini diraih setelah ia mengalahkan wakil tuan rumah dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Disporasu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Minggu. Keberhasilan Tharisa untuk meraih medali emas ini sangat berarti baginya, terutama karena sebelumnya ia hanya meraih medali perunggu dalam PON XX di Papua. "Perasaannya senang karena di PON XX Papua kemarin dapat perunggu dan alhamdulillah sekarang meningkat jadi emas," ungkapnya usai menerima medali. Tharisa mengungkapkan bahwa kunci dari kemenangannya kali ini adalah keyakinan terhadap kemampuannya sendiri. Atlet berusia 23 tahun itu menyatakan bahwa ia telah melakukan persiapan dengan latihan yang cukup intens untuk menghadapi kompetisi di PON kali ini. Meskipun bertanding di hadapan penonton yang sebagian besar mendukung lawannya, Tharisa tetap mampu menjaga fokus. Ia menuturkan, "Tadi tidak grogi walau lawan tuan rumah, karena tadi lebih jaga jarak dan main tenang, tidak boleh terpengaruh dengan suporter." Dengan kemenangan ini, Elsanda Sitio dari Sumatera Utara harus puas meraih medali perak. Sementara itu, atlet dari Jawa Timur, Dean Okta Triana, dan A. Zahro dari Lampung, harus berbagi medali perunggu setelah mengalami kekalahan di semifinal. Pelaksanaan cabang olahraga wushu pada PON XXI Aceh-Sumut berlangsung dari tanggal 12 hingga 15 September. Sebanyak 29 medali emas, 29 medali perak, dan 40 medali perunggu diperebutkan dari total 29 nomor yang dipertandingkan di event bergengsi ini. ANTARA