**Borneonews - Aceh Besar**, Pelatih tim dayung Jawa Barat, Mohammad Suryadi, mengungkapkan bahwa angin kencang menjadi salah satu faktor penyebab perahu naga yang dikemudikan oleh kontingen putri Jabar melenceng ke jalur lawan, yang berakibat pada diskualifikasi mereka di ajang perlombaan nomor 12 untuk kategori crew putri 1.000 meter dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI.
Menurut Suryadi, angin yang bertiup dari arah kiri dengan intensitas yang tinggi mengganggu fokus para pedayung saat pertandingan. "Angin bertiup dengan tiba-tiba, sehingga menghilangkan konsentrasi mereka," tuturnya di Kabupaten Aceh Besar pada hari Minggu.
Dalam insiden yang sama, tim dayung putri dari Kalimantan Tengah juga mengalami diskualifikasi saat perlombaan yang berlangsung pada Sabtu, 14 September. Suryadi melaporkan bahwa pada saat kejadian, kontingen Jabar, yang diisi oleh atlet-atlet berbakat seperti Adila Desvi Rahayu, Ana Rahayu, dan Dwi Rachma Febriyanti, sedang berada di posisi terdepan dalam perlombaan.
Namun, akibat sebuah pergeseran arah yang tidak terduga, perahu naga Jabar memasuki jalur lawan dan sebagai konsekuensinya, perlombaan harus diulang tanpa keterlibatan kedua tim yang terlibat, yaitu Jabar dan Kalimantan Tengah. "Perahu tiba-tiba berubah arah," jelasnya.
Meskipun mengalami situasi yang merugikan, Suryadi menyatakan bahwa pihaknya tidak ingin menyalahkan faktor eksternal tersebut dan menerima keputusan panitia yang telah mendiskualifikasi tim dayung putri dari Jawa Barat.
Di sisi lain, Wakil Sekretaris Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), Brata Tryana Hardjosubroto, menegaskan bahwa aturan dalam perlombaan melarang setiap perahu naga untuk memasuki lajur lawan guna menjaga keselamatan atlet. Diskualifikasi terjadi setelah panitia penyelenggara melakukan pemeriksaan menggunakan teknologi *drone*.
"Kontingen Jawa Barat dan Kalimantan Tengah didiskualifikasi karena keduanya masuk ke jalur lawan," tandasnya. Keputusan ini menjawab tantangan untuk meningkatkan keselamatan dalam penyelenggaraan perlombaan ini.
ANTARA
Angin Kencang Penyebab Diskualifikasi Tim Dayung Jabar di PON XXI
Bagikan:

PADANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Kalteng Capai 6.952 Kejadian dan Lebih dari 20 Ribu Hektare Terbakar
PSMS Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan Saat Menjamu PSIS
Polsek Katingan Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pasar Tumbang Sanamang
Puluhan Calon Jamaah Umrah Terpaksa Naik Kapal Dampak Terganggunya Penerbangan di Kobar
Kemenhub: Seluruh Penumpang dan Awak Pesawat Asian One Selamat
Bobon Santoso Hubungi Seskab Teddy, Bantuan Presiden untuk Korban Asap Karhutla Palangka Raya Disiapkan
Komentar (0)
Memuat komentar…







