SAMARINDA –
**Borneonews - Penajam Paser Utara**, Kota Nusantara yang merupakan ibu kota baru Indonesia, terletak di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kini telah membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk melakukan kunjungan. Para pengunjung diwajibkan untuk mendaftar menggunakan aplikasi *IKNOW* sebelum menikmati pengalaman ini. Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa masyarakat akan memiliki kesempatan untuk menyaksikan langsung Plaza Seremoni dan Taman Kusuma Bangsa. Kunjungan ini memungkinkan warga untuk merasakan secara langsung semangat pembangunan ibu kota yang menjadi harapan masa depan Indonesia. Kegiatan kunjungan akan dilaksanakan setiap harinya, dimulai dari tanggal 16 September, dengan jadwal kunjungan yang telah ditetapkan dari pukul 09.00 hingga 17.00 WITA. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar dapat merasakan secara langsung perkembangan kawasan tersebut. Pengunjung yang ingin melakukan kunjungan ke Kota Nusantara diharuskan mengikuti panduan yang sudah ditetapkan oleh OIKN dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Panduan ini dirancang untuk menyediakan pengalaman yang nyaman, aman, dan memuaskan bagi semua pihak yang terlibat. Untuk melakukan pendaftaran, masyarakat dapat mengunduh aplikasi *IKNOW* yang tersedia di App Store bagi pengguna IOS dan di Play Store bagi pengguna Android. Jika mengalami kesulitan saat menggunakan aplikasi, pengunjung dapat menghubungi kontak layanan IKNOW di nomor 0821-4437-6300. Selain itu, informasi tambahan mengenai panduan kunjungan dapat diakses melalui situs resmi di https://ikn.go.id/PedomanKunjunganNusantara. Selama kunjungan, pengunjung diwajibkan untuk mematuhi aturan yang berlaku. Ini termasuk menggunakan transportasi umum yang disediakan di lokasi titik kumpul, menjaga kebersihan, dilarang merokok, serta tidak memasuki area yang bukan merupakan lokasi kunjungan. Juga penting untuk selalu mengikuti arahan dari petugas yang berada di lapangan. Kota Nusantara masih dalam tahap pembangunan aktif dan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan warganya, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 300 orang per hari. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan pengalaman yang menyenangkan, sekaligus mempererat semangat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap pembangunan Kota Nusantara sebagai kota dunia yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan, yang diharapkan dapat diciptakan oleh para putra-putri Indonesia. ANTARA