JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024, Pramono Anung dan Rano Karno, berencana untuk menjadwalkan pertemuan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, yang lebih dikenal sebagai Ahok. Pertemuan ini direncanakan akan berlangsung pada pekan depan. Pramono Anung menyampaikan bahwa komunikasi dengan Ahok telah dilakukan dan mereka berdua, bersama dengan Rano Karno, akan menyesuaikan waktu dan tempat pertemuan sesuai dengan kenyamanan Ahok. "Saya dan Bang Doel akan bertemu dengan Pak Ahok. Tempatnya Pak Ahok yang akan menentukan," ungkap Pramono di Jakarta dalam sebuah pernyataan. Terkait dengan potensi keterlibatan Ahok dalam kampanye, Pramono menyampaikan bahwa kehadiran Ahok dalam seluruh proses kampanye sudah menjadi hal yang wajar. "Pak Ahok tidak usah dilibatkan saja pasti terlibat," kata dia. Setelah pertemuan dengan Ahok, pasangan ini juga berencana untuk bertemu dengan Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, dan mantan Gubernur DKI Jakarta lainnya, Joko Widodo, yang menjabat pada periode 2012-2014. Pramono menyatakan bahwa pertemuan dengan Joko Widodo akan dilakukan setelah ia tidak lagi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, yaitu setelah tanggal 20 Oktober 2024. "Semua mantan gubernur pasti kami temui," tambahnya. Pramono Anung dan Rano Karno telah melakukan pertemuan dengan beberapa mantan gubernur DKI Jakarta sebelumnya, dimulai dari Fauzi Bowo yang menjabat pada periode 2007-2012 hingga Sutiyoso yang menjabat selama dua periode, yaitu dari 1997 hingga 2007. Dalam kesempatan yang sama, Rano Karno menjelaskan bahwa tujuan dari pertemuan dengan para mantan gubernur adalah untuk menyelesaikan berbagai masalah yang masih tersisa. Dia menekankan pentingnya melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh para pendahulu mereka. "Karena dalam pemerintahan sebetulnya tidak ada yang baru, kita hanya melanjutkan apa yang dibangun. Kecuali memang kita anggap penting, baru kita bisa (mengusung hal baru)," ujar Rano. Pramono Anung dan Rano Karno merupakan salah satu pasangan calon dalam Pilkada Jakarta 2024, bersaing dengan pasangan lain seperti Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana. Keduanya berkomitmen untuk tidak menggunakan politik identitas dan lebih memilih untuk berfokus pada program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Mereka ingin berpolitik dengan cara yang positif dan menyenangkan. Mereka juga bertekad untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat Jakarta, dengan mendatangi warga dari pintu ke pintu dan gang ke gang, demi menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyatakan bahwa ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta memenuhi syarat administratif untuk berkompetisi dalam Pilkada 2024. Ketiga pasangan tersebut terdiri dari Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel), Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun). ANTARA