**Borneonews - Washington**, Venezuela baru-baru ini mengumumkan penangkapan enam orang asing yang diduga terlibat dalam perencanaan pembunuhan terhadap Presiden Nicolas Maduro. Pengumuman ini disampaikan pada hari Sabtu oleh Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di Caracas.
Cabello merinci bahwa dari enam individu yang ditangkap, tiga di antaranya berasal dari Amerika Serikat, dua dari Spanyol, dan satu lagi merupakan warga negara Ceko. Para tersangka tersebut diduga memiliki rencana untuk membunuh Maduro serta mengatur *"tindakan teroris"* di wilayah Venezuela.
Selanjutnya, dalam operasi intelijen yang dilakukan, pihak berwenang berhasil menyita 400 unit senapan dan pistol, yang diduga dikirim dari Amerika Serikat. Menurut Cabello, senjata-senjata tersebut direncanakan untuk digunakan dalam menciptakan *"kekerasan"* di negara tersebut.
Dia juga menyatakan bahwa dua warga Spanyol yang ditangkap terkait dengan Pusat Intelijen Nasional Spanyol (CNI). Namun, laporan dari sumber pemerintah Spanyol membantah bahwa individu-individu tersebut memiliki keterkaitan dengan CNI, menimbulkan keraguan atas klaim pemerintah Venezuela.
Kedutaan Besar Spanyol di Caracas dilaporkan telah mengirimkan nota resmi kepada Kementerian Luar Negeri Venezuela. Nota tersebut berisi permohonan untuk mengkonfirmasi identitas dan kewarganegaraan para tahanan, serta meminta klarifikasi mengenai tuduhan yang diajukan kepada mereka.
Ketegangan diplomatik antara Venezuela dan Spanyol semakin memanas setelah pemilihan presiden di Venezuela pada 28 Juli, di mana Spanyol memberikan dukungan kepada tokoh oposisi Edmundo Gonzalez, serta memberikan perlindungan kepadanya di Madrid. Dukungan ini memicu respons keras dari pemerintah Venezuela.
Setelah keputusan parlemen Spanyol yang mengakui Gonzalez sebagai presiden Venezuela, serta pernyataan Menteri Pertahanan Margarita Robles yang menyebut Maduro sebagai *"diktator"*, Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil, memanggil pulang duta besar Venezuela dari Madrid untuk melakukan konsultasi. Di sisi lain, Ketua Parlemen Venezuela, Jorge Rodriguez, mengeluarkan pernyataan mendesak agar semua hubungan diplomatik, ekonomi, dan komersial dengan Spanyol diputus.
ANTARA
Venezuela Tangkap Enam Warga Asing Diduga Rencanakan Pembunuhan Maduro
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Komentar (0)
Memuat komentar…







