MANOKWARI –
**Borneonews - Manokwari**, Bupati Manokwari, Papua Barat, Hermus Indou, menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang ideal dan dapat menjadi teladan dalam upaya mempersatukan masyarakat yang beragam. Dalam sebuah acara Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad 1446 H/2024 yang diselenggarakan di Masjid Al Falah Manokwari, beliau mengajak umat Muslim untuk terus meningkatkan rasa cinta dan penghormatan terhadap Rasulullah, yang telah mempersembahkan ajaran Islam secara sempurna. Hermus menekankan pentingnya kasih sayang yang diajarkan Nabi Muhammad sebagai landasan untuk membangun peradaban Muslim yang harmonis dengan pemeluk agama lain. Beliau juga menyoroti bahwa ajaran Islam, yang dibawa oleh Nabi Muhammad, mengedepankan nilai-nilai persamaan, tanpa membedakan individu berdasarkan suku, warna kulit, ras, maupun latar belakang geografis. Nabi Muhammad dipandang sebagai contoh ideal seorang pemimpin, dan perilaku beliau seharusnya menjadi acuan dalam menciptakan komunitas yang berlandaskan keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan. "Kita seharusnya meneladani perilaku Nabi Muhammad untuk membangun perasaan saling menghormati, tolong-menolong, serta menghargai satu sama lain di Manokwari, yang merupakan daerah dengan keragaman tinggi," ujar Hermus. Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyatakan bahwa perayaan Maulid Nabi Muhammad merupakan waktu yang tepat untuk mendalami ajaran dan nilai-nilai yang dibawa Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu maupun dalam konteks keluarga serta masyarakat secara keseluruhan. "Mari kita jadikan semangat tolong-menolong dan kasih sayang yang diajarkan oleh Rasulullah sebagai motivasi untuk menyelesaikan berbagai masalah sosial yang ada di Kabupaten Manokwari," tambahnya. Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Manokwari, Muh Mansyur, menjelaskan bahwa Tabligh Akbar Maulid Nabi ini diselenggarakan dengan kerjasama dari seluruh organisasi masyarakat Islam di Manokwari. Acara ini menghadirkan dua penceramah, yaitu KH Amaluddin La Mani dan Habib Ali Hasan Aljufri. Dalam ceramahnya, KH Amaluddin mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad merupakan satu-satunya manusia yang diciptakan oleh Allah SWT dengan kesempurnaan, baik dalam aspek akhlak maupun ilmu pengetahuan. Semua tindakan Nabi, dari memilih makanan dan minuman hingga perilaku sehari-hari, dapat dijadikan contoh bagi umat manusia. "Dia adalah sosok yang paling sempurna. Bahkan, kehebatan Nabi Muhammad diakui oleh banyak ilmuwan luar biasa dari Eropa yang bukan beragama Islam, yang menilai beliau sebagai seorang pemimpin terbaik dan salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah dunia," jelasnya. Sementara itu, Habib Ali Hasan Aljufri dalam ceramahnya menyoroti empat sifat utama yang dimiliki oleh Rasulullah, yaitu kejujuran, amanah, kecerdasan, dan kemampuan menyampaikan wahyu. "Sejak kecil, Rasulullah senantiasa jujur dan dapat dipercaya, sehingga orang-orang selalu bergantung pada beliau. Setiap wahyu dari Allah selalu beliau sampaikan dengan penuh tanggung jawab," katanya. ANTARA