JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Jayapura kini sedang melaksanakan program *Dapur Sehat*, yang merupakan inisiatif nasional, di 19 kampung di wilayah tersebut. Program ini ditujukan untuk menangani masalah *stunting* atau pertumbuhan terhambat pada anak-anak. Kepala Bidang Ketahanan Keluarga dan Pemberdayaan Keluarga DP2KB, Yus Ivone Sokoy, memberikan penjelasan di Sentani mengenai tujuan utama dari pelaksanaan program ini. Menurutnya, *Dapur Sehat* dirancang khusus untuk mengatasi masalah gizi yang menimpa ibu hamil dan anak-anak, dengan membawa harapan besar bagi generasi mendatang di Kabupaten Jayapura. Program yang dikenal dengan sebutan *Dapur Sehat Atasi Stunting* atau Dashat ini telah dimulai sejak akhir April 2024. Hingga saat ini, 11 dari 19 kampung yang ditargetkan sudah mulai merasakan manfaat dari inisiatif ini, di mana delapan kampung sisanya diharapkan akan segera menyusul. Yus menjelaskan bahwa program ini memiliki fokus pada lima sasaran utama yang sangat penting. Pertama, program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi ibu hamil dan janin. Selain itu, program ini juga berupaya memastikan bahwa status gizi ibu hamil berada dalam kondisi normal, sehingga mereka dapat menjalani kehamilan dengan baik dan aman. Kedua, *Dapur Sehat* berfungsi membentuk jaringan kesehatan yang mendukung perkembangan janin dan kesejahteraan ibu, serta membantu mengatasi masalah yang mungkin timbul selama kehamilan. Selanjutnya, penting bagi ibu untuk mendapatkan energi yang cukup agar dapat menyusui dengan baik setelah melahirkan. Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan anak-anak di Kabupaten Jayapura dapat terhindar dari ancaman *stunting* dan tumbuh menjadi generasi yang sehat serta siap berkontribusi pada kemajuan daerah dan bangsa. Untuk memastikan keberhasilan program Dashat, DP2KB bekerja sama dengan puskesmas dan posyandu dalam memberikan makanan tambahan yang diperlukan. Harapannya, anak-anak yang ada di Kabupaten Jayapura dapat mendapatkan dukungan gizi yang memadai melalui program yang ditujukan khusus bagi ibu hamil, janin, dan anak-anak tersebut. ANTARA