JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang, Sumatera Utara**, Atlet wushu asal Sumatera Utara, Fereddy Sinaga, berhasil meraih medali emas dalam nomor *sanda* kelas 52 kg putra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumut. Kemenangan ini diraihnya setelah mengalahkan atlet dari Aceh, Khairil Walidi. Pertandingan yang berlangsung di GOR Disporasu, Deli Serdang, pada hari Minggu tersebut, menampilkan perfoma mengesankan dari Fereddy, yang baru berusia 19 tahun. Dalam babak pertama, Fereddy mampu menjatuhkan Khairil melalui satu pukulan yang tepat mengenai wajah lawan. Akibat dari serangan tersebut, Khairil tidak dapat melanjutkan pertandingan dan harus mendapatkan perawatan medis. Setelah pergelaran pertandingan, Khairil dibawa keluar arena dengan menggunakan tandu dan mendapatkan bantuan oksigen untuk memperoleh perawatan lebih lanjut. Fereddy menyatakan rasa syukurnya kepada awak media setelah menerima medali. Ia mengakui bahwa tidak mengira pukulan yang dilakukannya bisa begitu efektif dalam menjatuhkan lawan. “Itu semua murni keberuntungan. Pelatih sudah menyarankan untuk bermain santai, namun saya justru mampu melakukan *knockout* lawan. Puji Tuhan, saya diberi kemenangan yang cepat,” ujarnya, sembari mengungkapkan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya dalam kompetisi PON. Kepercayaan diri menjadi kunci utama dalam meraih kemenangan menurut Fereddy, dan ia juga menambahkan bahwa dukungan dari para penonton yang hadir di lokasi pertandingan turut membakar semangatnya. “Terima kasih atas semua dukungannya. Medali ini merupakan hasil dari perjuangan dan air mata. Tak dapat diungkapkan dengan kata-kata,” jelasnya. Medali emas yang diraihnya ini juga menjadi kado istimewa untuk hari ulang tahunnya. Di sisi lain, dua atlet yaitu Raymond Chan dari Jambi dan Riki Aditia dari DKI Jakarta harus puas berbagi medali perunggu karena keduanya tidak berhasil melaju ke babak final setelah terhenti di semifinal. Sebagai catatan, cabang olahraga wushu pada PON XXI Aceh-Sumut berlangsung dari 12 hingga 15 September. Pada kejuaraan ini, terdapat total 29 medali emas, 29 medali perak, dan 40 perunggu yang diperebutkan melalui 29 nomor pertandingan yang ada. ANTARA