JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman, mengungkapkan harapannya agar cabang olahraga taekwondo memperoleh pembinaan yang baik dan peningkatan kualitas. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa atlet taekwondo Indonesia dapat lolos dalam kualifikasi Olimpiade 2028 yang akan dilaksanakan di Los Angeles, Amerika Serikat. Marciano mengingatkan Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI Richard Tampubolon, mengenai tugas penting yang diemban. "Bapak Richard, tanggung jawab Anda adalah meloloskan para atlet taekwondo kita dalam babak kualifikasi Olimpiade," ujar Marciano saat menghadiri acara di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Minggu. Kehadiran Marciano di lokasi tersebut adalah untuk menyaksikan langsung hari terakhir pertandingan taekwondo pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024, yang berlangsung di Martial Arts Arena, Kompleks Sumut Sport Center. Ia mengungkapkan kebahagiaannya terhadap perkembangan olahraga taekwondo di Indonesia di bawah kepemimpinan Richard Tampubolon. Marciano juga menyoroti pentingnya ajang PON sebagai kesempatan untuk menemukan bibit atlet muda yang berpotensi, yang dapat dipersiapkan untuk berkompetisi di arena internasional, termasuk Olimpiade. "Saya melihat banyak atlet muda yang muncul pada acara ini, yang merupakan indikator bahwa PBTI memiliki generasi baru untuk menghadapi kompetisi internasional," tutur Marciano. Ia berharap, di masa mendatang, prestasi taekwondo Indonesia dalam berbagai event, baik single event maupun multi event internasional, dapat meningkat dan mencapai hasil yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. "Dengan dukungan yang tepat, saya percaya taekwondo Indonesia akan mampu meraih prestasi yang membanggakan," tambahnya. Dalam konteks pembinaan, Marciano menegaskan bahwa KONI pusat berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada PBTI agar olahraga taekwondo Indonesia semakin berkembang dan berdaya saing di kancah internasional. "Organisasi yang kuat dan modern akan berkontribusi pada prestasi para atlet kita," imbuhnya. Sementara itu, Richard Tampubolon menjelaskan bahwa PBTI telah menyiapkan program pelatihan yang terstruktur untuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games dan Asian Games. Ia menyatakan, "Kami akan melaksanakan latihan yang terkoordinasi dengan baik, menggunakan pelatih-pelatih yang berpengalaman serta mendampingi atlet-atlet potensial sesuai dengan hasil evaluasi tim kami." Richard menambahkan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim untuk memantau atlet yang berpartisipasi dalam PON, guna menemukan bibit-bibit anyar, baik yang meraih juara maupun yang memiliki potensi besar. "Kami berharap dukungan dari semua pihak agar dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan baik, sehingga kita bisa mencapai tujuan kita menuju Olimpiade di Amerika," tutup Richard. ANTARA