BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dalam upaya mendekatkan diri dan mendengarkan aspirasi para tahanan, Kapolres Seruyan melalui Ps Kasat Tahti Aiptu Hanafi, berdialog bersama para tahanan di Rutan Polres Seruyan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memahami secara langsung kondisi serta perasaan tahanan selama menjalani proses hukum.
"Kami ingin memastikan bahwa para tahanan memiliki kesempatan untuk menyampaikan keluh kesah mereka. Kami mendengarkan langsung apa yang mereka rasakan selama proses hukum berlangsung," ujar Aiptu Hanafi, Minggu, 15 September 2024
Aiptu Hanafi berbincang dengan seorang tahanan berinisial Ad, yang terlibat dalam kasus pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Seruyan Tengah. Selama percakapan, Ad sering kali mengungkapkan penyesalan mendalam atas perbuatannya.
Ad mengaku sedih karena harus menjalani proses hukum yang membuatnya jauh dari keluarganya. Ia menyampaikan bahwa pengalaman ini memberikannya pelajaran berharga, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas.
"Ini menjadi pembelajaran besar bagi saya. Saya belajar untuk lebih bersyukur dan tidak mengulangi kesalahan yang sama," kata Ad
Kegiatan pendekatan ini diharapkan dapat membantu para tahanan untuk refleksi diri serta memahami dampak perbuatan mereka.. (FAHRUL/H)









