JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Anindya Bakrie, menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam mensukseskan berbagai program yang dijalankan oleh Presiden Joko Widodo serta Presiden Terpilih, Prabowo Subianto. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Jakarta, ia menjelaskan bahwa Kadin akan terus berupaya untuk melanjutkan inisiatif yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi dengan harapan agar Prabowo dapat mencapai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara optimal. Anindya menekankan bahwa penunjukannya sebagai Ketua Umum Kadin melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 2024 bukan merupakan langkah yang berorientasi pada perebutan kekuasaan. Ia menyatakan bahwa semua proses yang dilaksanakan telah mengikuti ketentuan yang berlaku sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Dengan terpilihnya Anindya sebagai Ketua Umum versi Munaslub, di samping masih adanya Arsjad Rasjid yang menjabat sebagai Ketua Umum sah, kini Kadin berada dalam situasi dengan dua kubu berbeda. Kendati demikian, Anindya menegaskan bahwa Kadin hanyalah satu entitas tunggal yang akan terus berfungsi sebagai representasi bagi dunia usaha di Indonesia. Ia menambahkan, "Kadin tidak akan terpecah, dari dahulu hingga ke depan." Sebelumnya, Arsjad Rasjid selaku Ketua Umum Kadin yang terpilih sebelumnya juga mengungkapkan dalam sesi konferensi persnya bahwa organisasi akan tetap bersatu dan komitmen dalam mematuhi regulasi demi kemajuan bersama. Ia menekankan pentingnya kestabilan dunia usaha dan ekonomi di Indonesia. "Mari kita semua, anggota dan pengurus Kadin Indonesia, tetap solid serta mengikuti aturan untuk kemajuan organisasi dan program-program yang ada," ajaknya. Anindya sendiri dipilih untuk masa jabatan 2024-2029 dalam Munaslub Kadin Indonesia 2024 yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 September 2024, di Hotel St Regis, Jakarta. ANTARA