JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Atlet asal Sumatera Utara, Harry Brahmana, berhasil meraih medali emas terakhir dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. Kemenangan ini diraihnya setelah menunjukkan performa impresif pada final nomor *sanda* kelas 70kg putra cabang olahraga wushu. Pertandingan yang berlangsung di GOR Disporasu, Deli Serdang, pada hari Minggu ini mempertemukan Harry dengan atlet asal Aceh, Rahmad Dwi Kurniawan. Dalam laga tersebut, Harry tampil dengan keyakinan tinggi dan mampu mengatasi perlawanan ketat dari kontestan yang merupakan peraih medali perunggu pada PON XX di Papua tersebut. Di babak pertama, Harry berhasil mengumpulkan poin yang cukup melalui serangan yang terkonversi dengan baik, baik dari pukulan maupun tendangannya yang efektif. Keberhasilannya ini menempatkan ia dalam posisi yang menguntungkan untuk melanjutkan ke babak berikutnya. Memasuki babak kedua, intensitas permainan Harry semakin meningkat. Dukungan penuh dari para penonton yang hadir memberikan dorongan semangat tambahan bagi dirinya. Berkat performa yang agresif dan strategi matang, Harry mampu mengalahkan Rahmad, sehingga meraih kemenangan dan mengamankan posisi teratas di podium. Dengan kemenangan ini, total medali emas yang berhasil diraih oleh Sumatera Utara dalam ajang PON XXI mencapai tujuh, terdiri dari empat medali emas di nomor taolu dan tiga medali emas di nomor sanda. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi provinsi tersebut. Sementara itu, dua atlet lainnya, Handi Supriyanto dari Sulawesi Utara dan M. Subeki yang mewakili Jawa Tengah, harus puas berbagi medali perunggu setelah tersingkir di semifinal. Kejuaraan wushu pada PON XXI Aceh-Sumut berlangsung sejak tanggal 12 hingga 15 September, dengan total 29 medali emas, 29 medali perak, dan 40 medali perunggu yang diperebutkan dari 29 kategori yang diadakan. ANTARA