**Borneonews - Jepara**, Kepolisian Resor Jepara di Jawa Tengah telah mengambil langkah proaktif dengan menerjunkan 170 personel gabungan untuk menjaga perbatasan antara Jepara dan Kabupaten Kudus. Tindakan ini diambil untuk mencegah kehadiran suporter tim Persijap Jepara yang ingin menyaksikan pertandingan di markas Persiku Kudus pada hari Minggu.
Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, menjelaskan bahwa selain personel dari kepolisian, mereka juga mendapatkan dukungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Dinas Perhubungan setempat. Penempatan personel dilakukan di tiga titik strategis yang merupakan jalur utama menuju Kudus, termasuk di Nalumsari, Daren, dan perbatasan dengan Kecamatan Gebog.
Meskipun kepolisian telah bersiaga, terpantau bahwa beberapa suporter tim Persijap tetap berusaha menuju ke Kudus. Namun, mereka dengan tegas dihalau dan diminta untuk kembali. "Jika masih ada suporter yang berhasil masuk ke Kudus, kemungkinan besar mereka menggunakan jalan-jalan kecil yang tidak terpantau dengan baik oleh petugas, ungkapnya.
Selain itu, Kapolres menambahkan bahwa terdapat penjagaan ketat di wilayah Kudus yang dilakukan oleh Polres Kudus dan tim gabungan. Penjagaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa suporter tidak dapat mendekati Stadion Wergu Wetan, tempat berlangsungnya laga lanjutan Liga 2 pada hari itu.
Sesuai dengan ketentuan dari PT Liga Indonesia Baru (*LIB*) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (*PSSI*), telah ditetapkan larangan bagi suporter untuk menyaksikan pertandingan tandang yang diikuti oleh tim kesayangannya. Keputusan ini diambil demi menjaga keamanan, dan semua pihak diharapkan untuk mematuhi aturan tersebut," tambahnya.
Personel yang bertugas di perbatasan akan tetap melaksanakan pengawasan hingga tim Persijap Jepara kembali ke daerah asal mereka. Keberadaan petugas tersebut diharapkan dapat mencegah segala tindakan yang dapat mengganggu ketertiban selama acara berlangsung.
ANTARA
Polres Jepara Terjunkan 170 Personel Jaga Perbatasan Pertandingan
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Komentar (0)
Memuat komentar…







