BORNEONEWS, Medan - Taekwondo Kalteng nomor Poomsae Individual Putra, Wandi Karyadi tertahan hanya mampu sampai perempat final setelah bertemu atlet nasional dari Jawa Barat.
"Target kita mendali, tapi kok ya ketemunya sama atlit nasional. Performa juga cukup bagus selisihnya cuman sedikit," ungkap pelatih Poomsae Kalteng, LayLa usai laga di Martial Art Sport Center Medan, Minggu, 15 September 2024.
Layla mengatakan persiapan sudah dilakukan setahun terakhir sejak kualifikasi PON dengan pemusatan mandiri sampai dengan pelatihan pemusatan Provinsi Kalteng dalam empat bulan terakhir.
Ia menyampaikan pelatih atlet Taekwondo masih sebatas pelatih lokal dengan latihan di Kabupaten Katingan, Jogja dan Bogor Jawa Barat, ditambah try out di Bali.
Layla menyampaikan apresiasi terhadap dukungan pemerintah daerah, dia berharap kedepan dapat lebih memaksimalkan dukungan dengan membantu memperbanyak uji tanding atlet.
Sementara itu, Atlet Poomsae Individual Putra, Wandi Karyadi menyampaikan sudah berusaha maksimal, termasuk dari peran pelatih.
"Saya merasa tadi cuma kurang beruntung. Ini terus menjadi evaluasi, menjadi salah satu pengalaman banyak pelajaran bisa dipetik," ungkapnya.
Dia berharap generasi Kalteng yang akan datang bisa mengirimkan lebih banyak atlet Taekwondo ke PON khususnya dari Katingan.
"Saya sudah persiapan mulai dari Porprov sampai sekarang masih belum cukup. Memang perlu latihan perlu jangka panjang," ungkapnya. (HERMAWAN DP/H)









