PADANG –
**Borneonews - Aceh Besar**, Kontingen Jawa Barat berhasil meraih kesuksesan yang gemilang pada cabang olahraga dayung perahu naga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Bendungan Keuliling, Aceh Besar, pada hari Minggu. Dalam ajang ini, mereka berhasil mendapatkan dua medali emas sekaligus. Medali emas pertama diraih oleh tim yang terdiri dari Ade Yoan Sutanto, Dede Sunandar, Indra Hidayat, Riyan Prasetio, Roby Kuswandi, dan rekan-rekannya di nomor 12 crew putra 500 meter. Mereka memulai perlombaan dari lajur ketiga dan berhasil mencapai garis finis terdepan dengan catatan waktu 1 menit 57,250 detik. Keberhasilan tim putra Jawa Barat tersebut mengalahkan kontingen Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan yang masing-masing meraih medali perak dan perunggu. Ini adalah prestasi yang membanggakan, menunjukkan dominasi tim putra dari Bumi Pasundan di cabang olahraga ini. Selain sukses tim putra, tim dayung perahu naga putri Jawa Barat juga mencatatkan prestasi yang sama pada nomor 12 crew putri 500 meter. Tim putri yang diperkuat oleh Fajriah Nurbayan, Tasya Nurazizah, Adila Desvi Rahayu, Ana Rahayu, Sovia Angrum, Sri Kandi, Aisyah Alzuba, dan Dwi Rachma Febriyanti berhasil merebut medali emas dengan waktu finis yang sangat memuaskan, yakni 2 menit 11,435 detik. Di belakang mereka, kontingen Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan kembali mengisi podium dengan medali perak dan perunggu. Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jawa Barat, Irjen Polisi Purnawirawan Edi Darnadi, menyatakan kebanggaannya. Hingga sore hari, kontingen Jawa Barat telah mengumpulkan total 21 medali emas dari cabang olahraga dayung. Edi mengungkapkan, "Kami sangat bangga dan bahagia karena bisa melampaui target awal yaitu 20 medali emas." Ia juga menambahkan bahwa setelah perhelatan PON di Aceh dan Sumatera Utara, PODSI Jawa Barat akan segera mempersiapkan generasi muda untuk bersaing di PON edisi berikutnya. Sementara itu, atlet yang tidak lagi memenuhi syarat, terutama yang berkaitan dengan batas usia, kan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi lainnya. Prestasi ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi tim dan seluruh pengurus dalam membina atlet-atlet muda di daerah. ANTARA