**Borneonews - Banda Aceh**, Panitia penyelenggara cabang olahraga tarung derajat untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang akan diselenggarakan pada 2024, telah memberikan peringatan kepada para atlet agar tidak sembarangan mengonsumsi obat-obatan. Mereka diimbau untuk selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter tim.
Dalam sebuah *technical meeting*, Heru Hermawan selaku Technical Delegate cabang tarung derajat menyampaikan bahwa arahan berkaitan dengan doping telah diungkapkan kepada seluruh atlet, pelatih, serta ofisial tim yang terlibat. Tim anti-doping telah menekankan pentingnya komunikasi antara atlet dengan dokter tim dan dokter dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebelum mengambil keputusan terkait obat yang akan dikonsumsi.
Penting untuk diketahui bahwa pemeriksaan urine akan dilakukan secara *random sampling*, yang berarti pengambilan sampel akan dilakukan secara acak dari para atlet yang berpartisipasi. Satu atlet dari setiap provinsi serta dua atlet dari satu kontingen dapat terpilih untuk menjalani pemeriksaan, sesuai dengan sistem pengundian yang diterapkan.
Proses pemilihan atlet untuk pemeriksaan urine akan dilakukan secara acak oleh petugas lapangan, yang kemudian akan memberikan informasi lebih lanjut kepada kontingen yang terpilih. Heru meminta agar atlet yang terpilih untuk bersikap kooperatif dan menyelesaikan pemeriksaan hingga prosesnya selesai. Penolakan untuk memberikan sampel urine dianggap sebagai pelanggaran aturan anti-doping dan dapat berujung pada sanksi larangan bertanding selama maksimal empat tahun.
Selain itu, atlet yang sedang dalam masa pemulihan dari cedera atau menggunakan obat-obatan tertentu diwajibkan untuk mengisi formulir yang menyatakan penggunaan obat tersebut dalam jangka waktu tertentu. Misalnya, selama proses penyembuhan dari cedera.
Sampling urine yang diambil secara acak akan diperiksa di laboratorium yang berlokasi di Bangkok, Thailand, dan hasilnya diharapkan keluar dalam waktu satu hingga dua bulan. Jika hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada doping, atlet tidak akan dihubungi. Namun, apabila terdapat kandungan doping dalam urine, pihak anti-doping akan menghubungi atlet yang bersangkutan.
Heru menambahkan bahwa *technical meeting* diselenggarakan untuk memastikan semua pihak yang terlibat, termasuk atlet, pelatih, dan ofisial, memahami berbagai regulasi dan aturan yang berlaku dalam kompetisi ini.
Dalam PON XXI Aceh-Sumut 2024, sebanyak 21 medali emas akan diperebutkan oleh 22 provinsi yang berpartisipasi di cabang olahraga tarung derajat. Terdapat 21 nomor pertandingan yang akan diperebutkan, terdiri dari nomor tarung bebas dan seni gerak untuk kategori putra, putri, dan campuran.
Untuk kategori tarung bebas, terdapat 14 nomor untuk putra, di antaranya adalah kelas 49,1-52 kg, 52,1-55 kg, 55,1-58 kg, 58,1-61 kg, 61,1-64 kg, 64,1-67 kg, 67,1-70 kg, 70,1-75 kg, dan 75,1-80 kg. Sementara itu, untuk putri, akan ada kelas mulai dari 45,1-50 kg hingga 62,1-66 kg.
Selain itu, pada nomor seni pria akan ada kategori ranger tunggal, getar berpasangan, dan garang beregu. Sedangkan untuk putri juga akan ada nomor seni ranger tunggal, getar berpasangan, dan ranger beregu, serta satu medali emas yang diperebutkan di nomor campuran getar beregu.
ANTARA
Pentingnya Aturan Konsumsi Obat bagi Atlet PON XXI Aceh-Sumut
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tinjau Kebakaran 5 Rumah dan Masjid di Cempaga, Bupati Kotim Minta Perusahaan Bantu Korban
Kapolres Gumas Ajak Masyarakat Tingkatkan Kedisiplinan Berlalu Lintas dalam Operasi Patuh Telabang
Berbalik Arah Tanpa Isyarat, Yamaha NMAX Bertabrakan dengan Honda Scoopy di Jalan Pemuda Kuala Kapuas
DPRD Palangka Raya ini Minta Pemkot Libatkan Ahli Gambut demi Tangani Karhutla
Bupati Seruyan Tinjau Cek Kesehatan Gratis di Tumbang Manjul
CFO PT CBUT Tbk Ronny Hertantyo Raharjo Meninggal Dunia, Karyawan Merasa Kehilangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







