BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Technical Delegate untuk cabang sepakbola putra dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera 2024 menyatakan bahwa sebanyak 50 pengadil lapangan akan disiapkan untuk event ini, yang terdiri dari 25 wasit dan 25 asistenwasit. Pernyataan ini disampaikan oleh Dessy Arfianto, Technical Delegate, dalam wawancara yang dilakukan di Banda Aceh. Dessy memastikan bahwa semua wasit dan asisten akan siap siaga untuk setiap pertandingan. Ia menegaskan, "Kami memiliki 25 wasit dan 25 asisten yang stand by di setiap pertandingan." Kesiapan wasit menjadi perhatian utama, terutama setelah insiden yang terjadi dalam pertandingan perempat final antara Aceh dan Sulawesi Tengah pada malam hari, di mana wasit mengalami cedera akibat insiden dengan seorang pemain. Akibatnya, pertandingan tersebut harus dilanjutkan dengan wasit pengganti. Dessy menjelaskan bahwa sesuai dengan penugasan dari Panitia Besar (PB) PON XXI, total ada 50 orang yang disiapkan untuk mengawasi jalannya pertandingan. Ia menambahkan, “Semua wasit dan asisten ini merupakan bagian dari penugasan yang diberikan oleh PB PON.” Selain itu, Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif PSSI, menginformasikan bahwa wasit yang akan memimpin laga semifinal dan final berasal dari Liga 1 dan Liga 2. Ia mengungkapkan bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah menginstruksikan untuk mengganti seluruh wasit yang ditugaskan di PON 2024 dengan wasit-wasit terbaik yang ada di Indonesia. “Keputusan ini diambil agar pertandingan semifinal dan final di PON berlangsung dengan adil. Dengan mengganti semua wasit yang ditugaskan dengan wasit Liga 1 dan Liga 2, kami berharap kualitas pengawasan pertandingan akan lebih baik,” ujar Arya. Langkah ini diambil menyusul adanya kontroversi yang muncul akibat kepemimpinan wasit dalam pertandingan antara Aceh dan Sulawesi Tengah yang berlangsung di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh. Kejadian tersebut menjadi sorotan dan mendorong PSSI untuk memastikan bahwa pertarungan menuju babak semifinal dan final mendatang berjalan dengan lebih profesional dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. ANTARA