SAMARINDA –
**Borneonews - Balikpapan**, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) telah mengambil langkah untuk meningkatkan intensitas patroli di area perairan dan pesisir daerahnya. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi cuaca ekstrem yang dapat berpotensi memicu kecelakaan di laut. Menurut Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) di Kepolisian Resor Kota Balikpapan, Ajun Komisaris Polisi Gino Panjaitan, pihaknya kini lebih ketat dalam menjaga keamanan di kawasan pesisir untuk melindungi masyarakat dari bahaya yang disebabkan oleh perubahan cuaca yang tidak menentu. Ia menekankan pentingnya pengawasan ini, terutama mengingat adanya insiden yang melibatkan rumah warga yang ambruk dan dua kapal yang terancam terdampar dalam pekan kedua bulan September. Salah satu kapal yang terlibat adalah LCT Hamota, yang membawa muatan pipa seberat 200 ton dan mengalami kandas di Pantai Kilang Mandiri. Selain itu, sebuah kapal tongkang batu bara juga terdampar di daerah Pasar Baru setelah diombang-ambingkan oleh ombak besar pada hari Sabtu, 14 September. Dalam upaya menjaga keselamatan, Gino mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi pasang surut air laut yang dapat berubah secara tiba-tiba. Ia juga menyerukan agar warga mencari perlindungan sementara di tempat yang lebih aman jika terjadi kondisi yang tidak biasa. Ditpolairud Polda Kaltim berencana menerjunkan lebih banyak personel untuk melakukan patroli pengawasan di wilayah perairan dan pesisir, khususnya di Pantai Kilang Mandiri dan Pantai Benua Patra di Kota Balikpapan. Patroli ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya, serta menjaga keselamatan saat melakukan aktivitas wisata di area pesisir. Brigadir Polisi Kepala Taufik Ismail dari Polairud mengungkapkan bahwa kegiatan patroli yang dilakukan merupakan upaya pencegahan agar masyarakat terhindar dari risiko kecelakaan di tengah cuaca yang ekstrem. Komisaris Besar Polisi Anton Firmanto, selaku Kepala Polresta Balikpapan, menambahkan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada pencegahan tindak kriminal, tetapi juga mencakup tindakan proaktif terhadap bahaya alam. Tujuan dari pengamanan terhadap cuaca buruk ini adalah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan komunitas. Ia juga mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap munculnya gelombang tinggi dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba, demi keselamatan diri dan lingkungan sekitar. ANTARA