PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Provinsi Kalimantan Tengah saat ini berada di peringkat ke 17 nasional kasus stunting. Beberapa tahun lalu berada di urutan ke 10 nasional.

Menurut Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) provinsi Kalimantan Tengah Ivo Sugianto Sabran, ini pencapaian yang luar biasa, bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. 

"Pencapaian ini merupakan, kontribusi dari Kabupaten dan Kota di Kalimantan Tengah," kata Ivo dalam sambutannya yang dibacakan Penjabat Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani, saat membuka Bimtek 10 Program PKK, Sabtu, 15 September.

Meskipun dalam ranking nasional mulai menunjukan keberhasilan mencegah stunting, namun harus mendapatkan perhatian yang lebih, agar generasi muda di Kalimantan Tengah berkualitas.

Untuk itu, ada beberapa kelompok sasaran prioritas pada intervensi stunting,  remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia 0-59 bulan.

TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah berupaya membantu Pemerintah Provinsi Kalteng, dalam menurunkan stunting melalui kegiatan, sosialisasi dan edukasi pembinaan karakter dalam keluarga, Bimtek sosialisasi gelar pelangi, praktek pembuatan siomai ikan, Bimtek sosialisasi penguatan ketahanan pangan keluarga dan workshop cegah anak stunting tumbuh kembang terjaga. (RETHA/H)