BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan mengungkapkan bahwa pemilih dari kalangan generasi muda akan mendominasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada tahun 2024. Menurut data yang diperoleh, proporsi pemilih muda mencapai 55 persen dari total keseluruhan pemilih. Ketua KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa, menjelaskan bahwa pemilih muda terdiri dari dua kelompok utama, yaitu *generasi Z*, yang berusia di bawah 26 tahun, dan kalangan *milenial*, yang berumur antara 27 hingga 42 tahun. "Kami mencatat terdapat 660.545 pemilih dari *generasi Z*, mewakili 21,69 persen dari total 3.045.941 orang yang terdaftar sebagai daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pilkada 2024," ungkapnya di Banjarmasin. Sementara itu, untuk kalangan *milenial*, jumlah pemilih yang terdaftar mencapai 1.027.457, atau setara dengan 33,73 persen. Dengan demikian, apabila dua kelompok ini digabung, jumlah total pemilih muda berjumlah 1.688.002, yang mencakup 55,42 persen dari keseluruhan pemilih. Sebagai informasi, sisanya merupakan pemilih dari *generasi X* yang berusia antara 43 hingga 58 tahun, serta *baby boomer* yang berusia antara 59 hingga 77 tahun, termasuk juga *pre boomer* di atas usia 78 tahun. Perkuat dominasi pemilih muda ini, Tenri menekankan pentingnya partisipasi aktif dari mereka dalam memberikan suara pada pilkada mendatang. "Sangat penting agar kalangan generasi muda memanfaatkan momen ini untuk menunjukkan antusiasme dan memberikan hak suaranya," jelasnya. Ia juga mengingatkan bahwa setiap suara memiliki nilai yang krusial dalam menentukan hasil pemilihan, oleh karena itu tidak ada alasan untuk memilih tetap di rumah atau golput (golongan putih). "Ayo, datanglah ke tempat pemungutan suara (TPS) pada tanggal 27 November 2024 untuk menentukan pilihan Anda terhadap calon pemimpin daerah yang akan menjabat selama lima tahun ke depan," ajaknya dengan penuh harapan. ANTARA