BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Masih ingat nama Kukuh? Penipu berkedok jual-beli perumahan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat ini dibekuk Satreskrim Polres Kobar dibantu kepolisian di Semarang. Sudah sebulan lebih Kukuh jadi Target Operasi (TO) Polres Kobar.

Salah satu akun Facebook di Grop Berniaga Pangkalan Bun, Sabtu malam menshare foto beberapa anggota polisi dan seorang yang diduga adalah Kukuh. Dalam postingannya menyebut, 'Yg lagi cari Kukuh... Orangnya sudah ketangkap di Semarang sore tadi...' tulisnya dibarengi satu buah foto yang menunjukkan keberadaan Kukuh dan beberapa anggota polisi yang menyamar.

Dalam kolom komentar juga, ia men-share caption pesan dari seorang anggota polisi yang menjelaskan kepulangannya ke Kobar bersama tersangka Kukuh pada Selasa (2/8/2016). 

Berikut pesannya, 'Sampaikan ke rekan2 di face book terimakasih atas suport buat kepolisian resor kobar dan berkat do'a dari rekan2 akhirnya kami dapat mengamankan sdr. Kukuh. Untuk kepulangan kami ke p.bun, hari Selasa jam 08.25 menggunakan pesawat wing air. Minta do'anya semoga perjalanan kami lancar dan selamat sampai di polres kobar.'

Sementara itu Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Heska Wahyu Widodo melalui Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Guntur Tribawono akan memberikan keterangan kepada media dan masyarakat setelah tersangka sampai di Mapolres Kobar.

"Kukuh belum berada di Polres Kobar, kalau sudah ada nanti dikabari ke media," jelas Kasat melalui pesan Blackberry Messenger, Minggu (31/7/2016).

Sementara itu, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait penangkapan sang penipu berkedok salah satunya penjualan properti tersebut.

Sebelumnya, puluhan korban yang merasa tertipu oleh perbuatan Kukuh melaporkan ke Polres Kobar. Tercatat, 

 berdasarkan pengaduan sejumlah korban yang melapor ke kepolisian, jumlah uang yang dibawa lari Kukuh sudah mencapai Rp1 miliar. Salah satu jualan Kukuh adalah unit Perumahan Griya Jakia Madani Jalan Ahmad Wongso, Kecamatan Arut Selatan. (CECEP HERDI/m)