JAKARTA –
**Borneonews - Baku, Azerbaijan**, Kecelakaan yang melibatkan pembalap Red Bull, Sergio Perez dan pembalap Ferrari Carlos Sainz menjadi sorotan utama dalam balapan GP Azerbaijan, yang berlangsung di Sirkuit Baku. Kemenangan di balapan ini berhasil diraih oleh pembalap McLaren, Oscar Piastri, pada malam Minggu. Pada awal perlombaan, Charles Leclerc yang memulai dari posisi terdepan berusaha mempertahankan keunggulannya dari Piastri yang berada di posisi kedua dan terus berupaya melakukan penyerangan. Namun, memasuki lap ke-20, strategi Piastri dengan menggunakan ban *medium* membuahkan hasil. Ia berhasil merebut posisi terdepan dari Leclerc, yang semakin kesulitan menjaga kecepatan. Piastri berhasil mempertahankan keunggulannya setelah Leclerc kehilangan daya cengkeram ban, yang memberikan ruang bagi pembalap asal Australia itu untuk memperlebar jarak. Namun, di akhir lap, insiden tak terduga terjadi ketika Perez melakukan manuver untuk mempertahankan posisinya dari Sainz yang berupaya merebut posisi ketiga. Sayangnya, Perez kehilangan kendali dan menabrak Sainz, yang mengakibatkan keduanya terpaksa keluar dari balapan. Dengan kondisi ini, Piastri berhasil memperkuat posisinya dan menyeberang garis finis sebagai pemenang dengan catatan waktu 1 jam 32 menit dan 58,007 detik. Leclerc menyusul di posisi kedua dengan selisih waktu +10,910 detik, sementara posisi ketiga ditempati oleh George Russell dari Mercedes yang berhasil memanfaatkan insiden antara Perez dan Sainz. Russell mencatatkan waktu +31,328 detik di belakang Piastri. Sementara itu, rekan setim Piastri, Lando Norris berhasil menyelesaikan balapan di urutan keempat, diikuti oleh Max Verstappen dari Red Bull yang menempati urutan kelima. Hasil lengkap GP Azerbaijan menunjukkan prestasi yang signifikan bagi Piastri, sebagai pemenang balapan ini, diikuti oleh Leclerc dan Russell. Berikut adalah hasil resmi balapan: 1. Oscar Piastri - McLaren 2. Charles Leclerc - Ferrari 3. George Russell - Mercedes 4. Lando Norris - McLaren 5. Max Verstappen - Red Bull ANTARA