BANTEN –
**Borneonews - Serang, Banten** Forum Pengembangan Sumber Daya Manusia (HRD) di Kota Serang, Banten, telah menunjukkan keterlibatan yang signifikan dalam upaya menanggulangi masalah pengangguran di daerah tersebut. Kerja sama antara Forum HRD dan Pemerintah Kota Serang bertujuan untuk menciptakan solusi yang efektif dalam mengatasi permasalahan tenaga kerja. Ketua Forum HRD Kota Serang, Fadjarani Puji Setiawati, menyatakan bahwa pemerintah setempat perlu mempermudah proses perizinan. Dengan melaksanakan langkah tersebut, diharapkan dapat menarik lebih banyak investor ke Kota Serang. "Diskusi mengenai hal ini telah kami lakukan, dan kami berharap proses perizinan dipercepat. Kehadiran investor merupakan langkah penting yang dapat menyerap banyak tenaga kerja, sehingga bisa menurunkan tingkat pengangguran di Kota Serang," ungkapnya. Fadjarani juga menginformasikan rencana untuk mengadakan acara *job fair* di Kota Serang. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Forum HRD untuk berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran. "Kami akan bekerjasama dengan rekan-rekan di Forum HRD untuk melaksanakan *job fair* dengan kuota yang lebih besar," tambahnya. Tidak hanya fokus pada rekrutmen, Fadjarani juga merencanakan pelatihan bagi calon tenaga kerja di Kota Serang. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat sesuai dengan permintaan perusahaan. "Kami berinisiatif untuk mengadakan berbagai pelatihan, agar warga Kota Serang memiliki kemampuan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan industri," jelasnya. Fadjarani menegaskan komitmen Forum HRD untuk menjaga integritas dalam proses rekrutmen. Ia memastikan tidak akan ada praktik calo kerja yang merugikan pencari kerja. "Saya pastikan bahwa 45 anggota di Forum HRD tidak terlibat dalam praktik semacam itu. Kami membuka lowongan secara murni melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Serang," tegasnya. Sementara itu, Penjabat Wali Kota Serang, Yedi Rahmat, menyoroti peran penting 45 perwakilan HRD dari berbagai perusahaan di Kota Serang dalam upaya membangun daerah ini. "Pembangunan Kota Serang bukanlah tanggung jawab pemerintah semata, melainkan memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekan dari Forum HRD," ujarnya. Yedi juga mencatat bahwa Kota Serang lebih berorientasi pada sektor barang dan jasa, dan tidak termasuk dalam kategori daerah industri. Oleh karena itu, langkah-langkah dan kebijakan strategis diperlukan untuk menciptakan iklim ekonomi dan investasi yang sehat dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi tingkat pengangguran yang ada di kawasan tersebut. ANTARA