**Borneonews - Banda Aceh**, Jawa Barat (Jabar) berhasil menambah koleksi medali emas pada cabang olahraga arung jeram, khususnya di nomor *head to head* (H2H) R6 putri dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang berlangsung di Sungai Alas Ketambe, Aceh Tenggara, pada hari Minggu.
Medali emas ini diraih oleh Jabar setelah mereka berhasil mengalahkan tim D.I. Yogyakarta dengan catatan waktu tercepat, yaitu 1 menit 48,04 detik. D.I. Yogyakarta yang menyusul di posisi kedua berhak mendapatkan medali perak dengan waktu 2 menit 00,95 detik. Sementara itu, medali perunggu pada nomor ini diraih oleh Sumatera Barat.
Kapten Tim Jawa Barat, Nita Karlina, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tim. Ia menegaskan, "Luar biasa perlombaannya. Alhamdulillah, hari ini kita bisa memberikan yang terbaik untuk Jawa Barat dan untuk tim lainnya sama kerennya. Ini sesuai dengan target yang diberikan. Kuncinya, yakni fokus dengan yang telah diinstruksikan oleh pelatih."
Pada pertandingan yang berlangsung, Jabar menerapkan strategi mengambil putaran di boyan 3 dan 4, yang terbukti efektif. Berbeda dengan D.I. Yogyakarta yang mencoba mengambil putaran lebih awal, mereka terjebak di *eddy* saat berusaha mengitari boyan 2, sehingga tertinggal cukup jauh pada 50 meter terakhir menjelang garis finis.
Nita menjelaskan, "Ini bagian dari strategi, kami sudah melakukannya sejak awal. Pilihan boyan 3 dan 4 untuk putaran, karena dekat dengan arus yang deras, jadi keluar dari putarannya lebih mudah."
Dengan hasil ini, Jabar saat ini menduduki posisi teratas dalam klasemen sementara, mengumpulkan total tiga medali emas. Sumatera Utara mengikuti di posisi kedua dengan total dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
Namun, pada hari yang sama, pertandingan untuk nomor H2H R6 putra mengalami penundaan. Kontingen Sumatera Utara mengajukan protes terkait hasil yang diraih oleh DKI Jakarta. Dalam perlombaan tersebut, DKI Jakarta berhasil menyentuh garis finis lebih cepat dibandingkan Sumut. Namun, Sumut mengklaim bahwa salah satu pedayung DKI mendorong perahu mereka saat berada di boyan 1 untuk mencoba menghalangi jalur mereka.
Dewan Juri telah melakukan evaluasi dan awalnya menolak protes yang diajukan oleh Sumut karena dianggap tidak terbukti. Namun, Sumut tidak menerima keputusan tersebut dan memutuskan untuk mengajukan banding.
Proses banding saat ini masih berlangsung, sehingga keputusan mengenai peraih medali untuk nomor H2H R6 putra belum bisa diumumkan. Penetapan pemenang untuk nomor H2H R4 putra juga akan diumumkan secara resmi setelah proses banding selesai.
Di sisi lain, panitia mencatat bahwa perlombaan arung jeram ini berhasil menarik perhatian masyarakat Aceh Tenggara. Sekitar 5.000 penonton hadir untuk menyaksikan pertandingan secara langsung di Sungai Alas yang terletak di Taman Nasional Gunung Leuser.
Sejak hari Senin pagi, perlombaan arung jeram akan dilaksanakan di Jambur Mamang, Sungai Mamas, dimulai dengan latihan resmi dan dilanjutkan dengan pertemuan kapten pada sore harinya. Perlombaan di venue Sungai Mamas akan berlangsung mulai Selasa (17/9) dengan nomor *sprint* untuk R4 dan R6 putri serta putra, dan nomor *slalom* untuk R4 putri dan putra akan dilombakan pada Rabu (18/9). Pertandingan akan dilanjutkan pada Kamis (19/9) pagi dengan nomor *slalom* R6 putri dan putra serta diakhiri dengan upacara penghargaan bagi para pemenang.
ANTARA
Jawa Barat Raih Emas Arung Jeram H2H R6 Putri di PON XXI 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







