BORNEONEWS, Sampit - Guna melakukan pencegahan terjadinya konflik sara antar umat beragama, jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kodim 1015 Sampit, melakukan kunjungan ke sejumlah tempat ibadah yang berada di daerah ini. Hal itu dilakukan guna mencegah hal-hal seperti yang terhadi di daerah lain di negara ini.

Kunjungan ketempat ibadah itu dilakukan aparat TNI dan Polri pada Sabtu (30/7/2016) malam. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) AKP M Ali Akbar.

Dalam kunjungannya ke tempat ibadah itu, Ali meminta kepada pemuka agama di tempat itu agar tidak terprovokasi dan harus berpikir jernih terkait konflik yang bernuansa sara di daerah ini. Hal itu harus dilakukan agar kerukunan ummat beraga di daerah ini bisa terjaga dan berjalan sebagaimana mestinya.

“Toleransi umat beragama yang selama ini berjalan harus dipertahankan. Sehingga seluruh pihak harus bersama-sama menciptakan dan menjaga suasana damai di tengah ragamnya perbedaan,” ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melalui Kabag Ops M Ali Akbar.

Dengan adanya hal itu, Ali berharap kepada seluruh jajaran baik itu tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk saling bersatu serta bersama-sama duduk kalau memang ada permasalahan di lingkungannya. Sehingga apa yang tidak diinginkan bisa teratasai dengan baik, dan keamanan serta kenyamanan hidup di daerah ini bisa terjaga.

Dalam kunjungan tersbeut, Ali juga mengatakan kepada pengurus tempat ibadah, bahwa apabila mereka membutuhkan pengawalan atau penjagaan saat beribadah, maka segera laporkan. Sehingga pihaknya akan menurunkan sejumlah anggota untuk menjaga langsung di tempat tersebut.

“Yang pasti kami siap mengamankan rumah ibadah apabila memang diperlukan. Hal ini dilakukan agar konflik atau ketentraman masyarakat di daerah ini bisa terjaga dengan baik, “ ungkap Ali. (M HAMIM/m)