**Borneonews - Amman, Yordania**, Raja Abdullah II dari Yordania, pada hari Minggu, 15 September, resmi mengangkat Jaafar Hassan sebagai perdana menteri yang baru. Pengumuman ini disampaikan melalui istana kerajaan Yordania.
Pelantikan ini terjadi beberapa jam setelah perdana menteri sebelumnya, Bisher al-Khasawneh, mengajukan pengunduran diri pasca pemilihan parlemen yang berlangsung pada 10 September. Dalam pemilihan tersebut, Front Aksi Islam, yang merupakan kelompok oposisi, berhasil memperoleh suara terbanyak di parlemen.
Sebelum penunjukan tersebut, Jaafar Hassan menjabat sebagai Menteri Perencanaan dan pada saat yang sama merupakan kepala kantor Raja Abdullah. Di samping itu, Raja Abdullah juga mengeluarkan dekret untuk menunjuk Alaa Batayneh sebagai kepala kantor kerajaan yang baru, menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Hassan.
Jaafar Hassan menjadi perdana menteri ke-14 yang dilantik sejak Raja Abdullah II naik tahta pada 7 Februari 1999. Melalui kebijakan dan kepemimpinannya, diharapkan ia dapat membawa perubahan positif bagi negara di tengah tantangan yang dihadapi.
ANTARA
Raja Yordania Angkat Jaafar Hassan sebagai Perdana Menteri Baru
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
RI-Rusia Jajaki Transfer Teknologi Tingkatkan Pengawasan Obat-makanan
Wakil Bupati Gumas Ajak Kawal Investasi untuk Kesejahteraan dan Keadilan Masyarakat
Janice Tjen dan Storm Hunter Juara Ganda Putri Japan Open 2026
Pekab Gumas Bagikan Bantuan Bibit Cabai hingga Tomat untuk Masyarakat
Dua Gol Nicolas Jackson bawa Aston Villa Tekuk Man City 2-1
Ikut Manugal, Wakil Bupati Gumas Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan
Komentar (0)
Memuat komentar…







