BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Abdul Razak dan Sri Suwanto (ASRI), bersama relawan, blusukan sambil berbelanja sayuran dan ikan di Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin pagi, 16 September 2024.
Dalam kunjungan tersebut Abdul Razak dan Sri Suwanto juga berinteraksi dengan santai dan penuh canda tawa bersama para pedagang dan pengunjung pasar. Mereka mendengarkan langsung keluhan dan harapan masyarakat terkait kondisi pasar, serta berbagai masukan untuk perbaikan ke depan.
Di sela kegiatan tersebut Abdul Razak mengatakan bahwa saat ini Pasar Indra Sari telah berkembang dengan pesat.
“Pasar ini sudah berkembang pesat. Saat saya menjadi bupati dulu, pengunjung pasar tidak sebanyak sekarang, jadi luar biasa sesuai dengan pertambahan penduduk. Keberadaan pasar ini sangat penting untuk mengakomodasi kebutuhan ibu rumah tangga,” jelas Abdul Razak.
Menurut Abdul Razak, masukan dari para pedagang dan pengunjung yang disampaikan dalam interaksinya saat blusukan sangat bermanfaat untuk perbaikan ke depan.
--page
“Terdapat banyak masukan untuk perbaikan ke depan. Semoga Ibu Nurhidayah, yang bakal maju dalam Pilkada Kobar 2024 bersama calon Wakil Bupati Suyanto, nanti bisa terpilih sebagai Bupati, sehingga bisa melanjutkan pembangunan dan membenahi apa saja yang masih kurang, khususnya di pasar ini,” jelas Abdul Razak.
Abdul Razak juga menyinggung beberapa masalah yang disampaikan oleh para pedagang, terutama terkait permodalan.
“Jika pasangan ASRI terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, kami akan mencari solusi terkait permodalan tambahan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami juga mendapat informasi terkait kondisi lapak para pedagang yang perlu pembenahan,” jelas Abdul Razak.
Abdul Razak menambahkan bahwa penataan pedagang yang berjualan di luar pasar juga menjadi perhatian.
“Masih ada pedagang yang berjualan di bagian jalan luar pasar. Tentu ini harus ditata agar lalu lintas tetap lancar. Ini bukan untuk menghalangi mereka berdagang, namun untuk menjaga agar pedagang, pembeli, dan lalu lintas bisa berjalan lancar dan aman, serta tidak terlihat semrawut,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/j)









