PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Mempunyai hobi yang membawa nilai ekonomi datang dari seorang anak muda bernama Setiani berusia 21 tahun berasal dari Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). 

Di tengah banyaknya persaingan di dunia usaha, Setiani tak ragu untuk ikut bersaing bersama pelapak UMKM lainnya dalam memasarkan hasil kerajinan tangannya sejak 2023 lalu. 

Dia melihat adanya peluang dari hobi tersebut, ia pun membuat suatu produk handmade atau kerajinan tangan sendiri berupa crafting buket, mahar, pop up frame (kenang-kenangan), hot air ballon, photo box, sewa box hantaran, gabus nama perkata, dan gift box (hampers). 

"Saya menyalurkan kreatifitas saya dalam produk kerajinan tangan ini, dulu saya juga senang membantu teman untuk memberikan hadiah orang terdekat, dari hobi saya inilah saya melihat adanya peluang usaha," ucapnya, Senin, 16 September 2024.

Jasa kerajinan tangan

Setiap harinya ia menerima maksimal 5 sampai 7 orderan. Adapun beberapa produk kerajinan tangan yang ia tawarkan kepada konsumen yang tentunya diolah dengan berbagai kreatifitas kekinian. 

--page

Setiani memberikan layanan jasa rata-rata dibandrol Rp 25.000. Misalkan kerajinan tangan buket yang hanya berbahan dasar kertas cellophane, lem, dan kardus, ia dapat menghasilkan produk bernilai ekonomis. 

"Buket bisa disesuaikan permintaan, boleh kostum jajanan atau uang, buket uang 10 lembar jasa buket 30.000, buket uang 20 lembar jasa buket 45.000, dan untuk dekorasi bebas request budget," ujarnya. 

Sedangkan untuk ukuran buket mulai dari standar, small dan mini seperti buket bunga mini single rose dihargai Rp.10.000 - Rp.15.000/Rp. 25.000 - Rp. 30.000, ukuran small Rp.50.000 - Rp. 60.000, dan ukuran standar Rp.80.000. 

Lalu, produk mahar ukuran A4 mulai dari Rp.150.000, Pop up frame ukuran A4 mulai dari Rp.120.000 sampai Rp.140.000. Photo box per 10 foto Rp.25.000, sewa box hantaran per box Rp.50.000, gabus nama perkata Rp.25.000, gift box dihargai Rp.50.000.

"Kalau hot air ballon, disini mix tower snack mulai dari 130 ribuan, mix bloom box flower mulai dari 100 ribuan, trus mix money cake menyesuaikan nominal hadiah, dan harga jasa sama balon 50 ribuan,"katanya. 

Penghasilan yang ia terima pun tak tanggung-tanggung, jika sedang memasuki momen perayaan kelulusan anak sekolah, mahasiswa, perguruan tinggi ditambah orderan perayaan lainnya, maka bisa mendapatkan omset bisa mencapai Rp. 3.000.000. 

Mencapai hal tersebut, tak mudah baginya untuk melewati permasalahan dalam menjalankan usaha. Ia sering mendapatkan problematika baik dalam pendapatan tak menentu hingga hasil karyanya dijual kembali tanpa sepengetahuan dirinya. 

Walaupun bisnis handmade yang ditekuni baru berjalan, Setiani tak menyerah begitu saja. Dirinya selalu optimis dan berusaha sebaik mungkin memberikan karya terbaik agar para konsumen merasa puas dengan hasil produknya. 

--page

"Pertama yakin, apalagi kalau kita udah bisa liat peluang usaha, kedua percaya diri atas jasa ataupun produk kita yang akan kita tawarkan, bismillah kalau dari  sudut pandang konsumen sesuai (cocok) dengan produk kita, insyaallah konsumen pun mau dan ga rugi mempercayakan permintaannya ke kita," ucapnya demikian. (NURITA/j)