JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta, Ridwan Kamil dan Suswono, yang dikenal dengan singkatan RIDO, telah secara resmi menyerahkan dokumen visi dan misi kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta. Langkah ini diambil untuk mendukung rencana mereka dalam menjadikan Jakarta sebagai kota global yang lebih baik. Juru bicara RIDO, Bernardus Djonoputro, yang biasa disapa Bernie, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa visi utama yang diusung oleh pasangan ini adalah transformasi Jakarta menjadi kota baru yang lebih maju, berinovasi, adil, dan sejahtera. Dokumen yang mereka ajukan terdiri dari 65 halaman, yang menjabarkan berbagai rencana dan tujuan mereka untuk ibu kota. Pasangan RIDO menetapkan enam misi yang menjadi fokus utama program mereka. Misi pertama adalah membentuk manusia Pancasila yang memiliki daya saing, setara, berdaya, serta berpikiran luhur. Elemen penting dalam misi ini mencakup penguatan pendidikan karakter, peningkatan ketahanan keluarga, pengelolaan kependudukan yang baik, penyediaan ruang publik, serta pengembangan universitas dan pusat riset yang bertaraf internasional. Selain itu, kesetaraan gender dan pelestarian kebudayaan juga menjadi pilar penting dalam misi ini. Selanjutnya, misi kedua adalah mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berketahanan. Kunci dari misi ini meliputi ketahanan (*resilience*), mitigasi bencana, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan konektivitas di area Jabodetabekpunjur. Misi ketiga berkisar pada dorongan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Ini melibatkan target untuk menghilangkan kemiskinan ekstrem, menciptakan iklim investasi yang ramah, serta memudahkan bisnis melalui prinsip *ease of doing business*. Selain itu, pemenuhan kebutuhan pangan, pengembangan destinasi wisata internasional, penciptaan lapangan kerja, dukungan bagi UMKM, dan akses modal juga menjadi bagian integral dari rencana ini. Misi keempat yaitu untuk membangun kota yang layak huni dengan infrastruktur yang berkelanjutan. Ini mencakup perencanaan tata ruang yang harmonis, penyediaan perumahan yang terjangkau, infrastruktur kota yang memadai, serta komitmen terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs. Ketersediaan air bersih, transportasi publik yang terjangkau dan terintegrasi, serta penerapan gaya hidup *zero waste* juga merupakan aspek penting dalam misi ini. Misi kelima difokuskan pada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Jakarta. Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas hingga tahap *last mile*, mempercepat pembangunan daerah Kepulauan Seribu, serta mengurangi kesenjangan yang ada. Terakhir, pasangan RIDO berambisi untuk membentuk pemerintahan yang transparan, transformatif, dan proaktif dalam melayani masyarakat. Hal ini meliputi penguatan birokrasi yang profesional, serta mendorong pemerintahan yang bersih dan akuntabel melalui kolaborasi, demokrasi, digitalisasi, dan inovasi pembiayaan pembangunan. Bernie menambahkan, visi dan misi yang diajukan diharapkan dapat menjadi solusi bagi sejumlah permasalahan mendesak yang dihadapi Jakarta, seperti tingginya harga bahan pokok, terbatasnya kesempatan kerja, isu korupsi, serta kualitas layanan birokrasi yang kurang optimal. Pada 8 September lalu, pasangan RIDO juga menyampaikan dokumen visi dan misi bersamaan dengan perbaikan berkas pendaftaran mereka, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Komisi Pemilihan Umum juga telah mengonfirmasi bahwa ketiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta memenuhi syarat administratif untuk berpartisipasi dalam Pilkada yang akan datang. Tiga pasangan calon yang akan bersaing di antaranya adalah Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel), Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun). ANTARA