MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakhrulloh, telah mengarahkan kepada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Sulsel untuk mengalokasikan dana guna pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola koperasi. Dalam penyampaiannya, Zudan menekankan pentingnya anggaran tersebut demi mendorong profesionalisme di dalam pengelolaan koperasi. "Untuk itu, kepada Dinas Koperasi mohon alokasikan anggaran pelatihan demi peningkatan kapasitas," ungkap Zudan dalam sebuah keterangan yang diterima di Makassar. Ia menegaskan harapannya agar sebanyak 5.000 koperasi yang terdaftar di Sulawesi Selatan dapat terus berkembang. Peningkatan jumlah anggota diharapkan dapat memperkuat keberadaan koperasi di wilayah tersebut. Ia juga berharap agar daerah Selayar dapat semakin maju, dengan pertumbuhan yang positif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi. "Semoga Selayar semakin maju, UMKM-nya berkembang, dan koperasi semakin kuat,” ujarnya. Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Agung Sudjatmoko mengungkapkan bahwa perjalanan untuk mewujudkan ekonomi yang kuat bagi seluruh masyarakat masih memerlukan usaha yang berkelanjutan. Dia mengajukan permintaan untuk mengalokasikan anggaran khusus guna peningkatan kapasitas, mengingat kebutuhan akan pengelola koperasi yang mampu beradaptasi dengan teknologi *digital*. "Di zaman sekarang, kita dihadapkan pada urgensi untuk melakukan transformasi *digital*, termasuk dalam pengelolaan koperasi," buka Agung. Ia juga berpesan agar koperasi dibangun berdasarkan kebutuhan anggotanya. Koperasi perlu dituntut untuk maju, berkembang, dan berpotensi menjadi konglomerasi dalam sektor-sektor yang sesuai dengan karakteristik daerah, terutama di bidang pertanian dan perikanan. Sebelumnya, Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM, Ahmad Zabadi, mengungkapkan keinginan untuk mengembalikan citra Sulawesi Selatan sebagai provinsi yang dikenal dengan kegiatan koperasinya. Ia menjelaskan bahwa Sulsel telah lama dikenali sebagai provinsi koperasi, dengan aktivitas perkoperasian yang aktif di masa lalu. "Mari kita bangkitkan kembali Sulawesi Selatan menjadi provinsi koperasi yang terkemuka di Indonesia," tegasnya saat menghadiri peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) di tingkat provinsi Sulsel yang berlangsung di Selayar. ANTARA