MANOKWARI –
**Borneonews - Kaimana**, Pemerintah Kabupaten Kaimana, yang terletak di Papua Barat, tengah bekerja keras untuk memastikan bahwa air bersih dari sumber mata air di Kilo 6 segera dapat didistribusikan ke rumah-rumah penduduk. Bupati Kaimana, Freddy Thie, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menjalin kerjasama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat. Kerjasama ini bertujuan untuk membangun fasilitas pendukung yang dapat meningkatkan kapasitas serta kualitas distribusi air bersih. Selama ini, sistem penyediaan air mengalami berbagai gangguan. Namun, Bupati Thie optimis bahwa setelah pembangunan sarana pendukung selesai, saluran dari Kilo 6 akan memberikan layanan air bersih yang lebih stabil dan merata bagi masyarakat setempat. Ia menekankan komitmen Pemkab Kaimana dalam menyediakan layanan air bersih kepada warganya. Selain mengambil dari Kilo 6, pihaknya juga memanfaatkan sumber-sumber lain, seperti Sungai Torabe dan Sungai Sukun, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Masyarakat diharapkan untuk bersabar selama proses pembangunan berlangsung. Proyek ini diperkirakan akan rampung dalam beberapa bulan mendatang. Dalam masa transisi ini, warga diimbau untuk tidak memanfaatkan mesin pompa air pribadi guna mengambil air dari sumber penampungan air bersih milik pemerintah. Penggunaan pompa air pribadi dapat mengakibatkan penurunan tekanan air di bak penampungan secara signifikan, yang pada gilirannya menyulitkan distribusi air ke rumah-rumah. Tindakan ini juga berpotensi merusak jaringan pipa yang ada dan meningkatkan beban kerja petugas pemeliharaan. Bupati Thie menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh warga Kaimana mendapatkan akses terhadap air bersih yang layak. Ia percaya bahwa dengan selesainya proyek ini, pelayanan penyediaan air bersih dari Kilo 6 akan mengalami peningkatan yang signifikan. ANTARA