JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Pebiliar asal Sumatera Utara, Marlando Sihombing, berhasil mencapai babak final dalam ajang PON Aceh-Sumut 2024. Langkah ini diraih setelah ia berhasil mengalahkan wakil dari Jakarta, Jahja Johanes Halim, pada laga semifinal yang berlangsung di Pardede Hall, pada hari Senin. Dalam pertandingan semifinal tersebut, Marlando menunjukkan keunggulannya dengan skor sementara 2-1. Pada set berikutnya, ia kembali dapat mendominasi perlawanan Jahja dan menuntaskan laga dengan skor akhir 3-1. Kemenangan ini memantapkan langkah Marlando menuju final, di mana ia akan berhadapan dengan Tony Setiadi dari Jakarta. Tony berhasil mengamankan posisinya di final setelah menaklukkan rekan satu tim Marlando, Jaka Kurniawan Ginting, dengan hasil yang cukup meyakinkan, yaitu 3-0. Laga final ini merupakan kesempatan bagi Marlando untuk mengukir emas ketiganya, sekaligus menjadi emas kelima untuk tim biliar Sumut sepanjang penyelenggaraan PON ini. Sebelumnya, tim tuan rumah berhasil meraih emas pertama melalui Marlando yang berpasangan dengan Jaka. Mereka sukses mengalahkan pasangan dari Jakarta, Jahja/Toni, dalam nomor *english billiard frame double*. Pasangan Marlando dan Jaka kemudian menambah koleksi medali emas kedua mereka dengan kemenangan atas wakil Aceh, Ronni Satria/Andy Heryanto, dalam babak final nomor *english billiard 250 point double*. Melanjutkan prestasi tersebut, pasangan lain, Jefry Zen dan Punguan Hasiholan, turut berkontribusi dengan meraih emas ketiga setelah mengalahkan Irsal Afrinneza Nasution dan Erwin dari Jawa Barat dalam final nomor 10 *ball double* putra. Hotmaruli Simarmata juga menunjukkan prestasinya dengan mempersembahkan emas keempat untuk Sumut setelah berhasil mengatasi lawannya dari Papua, James Lengkang, dalam final nomor *carom libre*. Ajang PON Aceh-Sumut 2024 yang dihelat dari tanggal 9 hingga 19 September ini, mempertandingkan lima nomor utama dalam cabang biliar, terdiri dari *pool* putra, *pool* putri, *carom*, *english billiard*, dan *snooker*. Turnamen ini diikuti oleh 127 atlet putra dan 14 atlet putri yang berasal dari 32 provinsi di Indonesia, termasuk Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta berbagai provinsi lainnya di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Papua. ANTARA