JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Karateka Krisda Putri Aprilia yang berasal dari Sulawesi Selatan berhasil menunjukkan performa yang mengesankan dengan mempertahankan medali emas pada nomor *Kata Perorangan Putri* dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Pertandingan ini diadakan di Universitas Negeri Medan pada hari Senin. Dalam pertandingan final, Krisda berhasil mengalahkan karateka dari Jawa Barat, Intan Aulia Yasmin, dengan meraih keunggulan poin yang signifikan. Di sisi lain, medali perunggu diraih oleh Ni Made Suci Astuti dari Bali dan Marzella Sekar Damayanti dari Banten. Bagi Krisda, medali emas ini menandai prestasi kedua yang diraihnya setelah sebelumnya sukses di PON XX Papua pada tahun 2021. Ia menyatakan bahwa pengalamannya dalam PON kali ini memberikan nuansa yang berbeda dibandingkan dengan pelaksanaan sebelumnya. Krisda menyoroti bahwa tantangan untuk mempertahankan gelar juara lebih berat dibandingkan saat meraih medali emas. "Saya merasa sedikit *nervous* di sini. Saya juga tidak bisa menghindari pikiran mengenai hasil drawing yang harus ditunggu semalam. Rasanya cukup rumit," ungkapnya mengenai tekanan yang dirasakannya saat bertanding. Krisda mencatat bahwa medali emas yang diperolehnya juga merupakan yang pertama kali dalam cabang olahraga karate pada PON XXI Aceh-Sumut ini. Sejumlah 17 medali akan diperebutkan oleh lebih dari seratus atlet yang bertanding dalam event tersebut. Diselenggarakan dalam berbagai nomor, kompetisi ini terdiri dari berbagai kategori pada kategori putra untuk *Kata individu*, *Kata beregu*, serta *Kumite* dalam beberapa kelas berat. Sementara untuk kategori putri, akan mempertandingkan *Kata individu*, *Kata beregu*, dan juga kategori *Kumite* dengan kelas berat yang bervariasi. ANTARA