**Borneonews - Banda Aceh**, Atlet angkat berat asal Kalimantan Timur, Widari, berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) untuk ketiga kalinya secara beruntun. Ia mencatatkan total angkatan 505 kilogram di kelas 52 kilogram putri yang berlangsung di GOR Seramoe, Banda Aceh, pada hari Senin.
Dalam kompetisi PON XXI Aceh-Sumatera Utara ini, Widari menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Ia berhasil melakukan angkatan terbaik pada kategori squat dengan berat 195 kilogram. Selain itu, ia juga mencatatkan angkatan 130 kilogram pada bench press dan 180 kilogram pada deadlift.
Widari, yang kini berusia 31 tahun, sebelumnya telah meraih medali emas pada PON Jawa Barat 2016 dan PON Papua 2021, sehingga penampilan kali ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu lifter terbaik di Indonesia.
Perebutan medali perak jatuh kepada lifter asal Riau, Risa, yang mencatatkan total angkatan 470 kilogram. Risa menunjukkan variasi angkatan yang baik dengan 185 kilogram pada squat, 120 kilogram di bench press, dan 165 kilogram pada deadlift.
Di sisi lain, medali perunggu diraih oleh lifter dari Lampung, Dwi Mardiana, yang mengumpulkan total angkatan 405 kilogram. Dwi memperlihatkan kemampuan angkatnya dengan mencatatkan squat terbaik 155 kilogram, 90 kilogram pada bench press, dan 160 kilogram di deadlift.
Kelas angkat berat 52 kilogram untuk putri di PON Aceh diikuti oleh tujuh lifter. Selain Widari, Risa, dan Dwi, ada juga peserta lain yang bersaing dalam kategori ini, seperti Angely Serepina Waty Simanihuruk yang berasal dari Sumatera Utara, Sumarni dari Kalimantan Utara, Sumiyati dari Jawa Barat, dan Yusita Ika Putri dari Jawa Timur. Pertandingan yang berlangsung ketat ini menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam dunia angkat berat di Indonesia.
ANTARA
Widari Raih Emas Angkat Berat PON untuk Ketiga Kalinya
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







