BATAM –
**Borneonews - Natuna**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna, yang terletak di Kepulauan Riau, mengajak masyarakat untuk memberikan masukan dan tanggapan mengenai keabsahan berkas persyaratan bakal pasangan calon (bapaslon) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Natuna pada tahun 2024. Ketua KPU Kabupaten Natuna, Kusnaidi, dalam pernyataannya di Natuna pada hari Senin, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan pemilihan kepala daerah yang adil, aman, dan transparan. Hal ini menjadi salah satu langkah krusial untuk menyukseskan penyelenggaraan pilkada. Menurut informasi yang disampaikan, periode pengumpulan masukan dan tanggapan dimulai dari 15 September dan akan berlangsung hingga 18 September 2024. Kusnaidi menjelaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat dihargai dalam proses Pilkada 2024 ini. Dia menambahkan, "Kesempatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan pemilihan dilakukan secara transparan dan berkualitas." Bagi warga yang ingin memberikan tanggapan, KPU membuka dua opsi. Mereka dapat mengunjungi langsung kantor KPU yang terletak di Jalan Pramuka, Kecamatan Bunguran Timur, atau dapat melakukannya secara *online*. Untuk metode daring, warga dapat mengunjungi tautan yang telah disediakan, yaitu https://infopemilu.kpu.go.id/. Setelah mengakses halaman tersebut, mereka hanya perlu memilih menu tanggapan dan mengikuti langkah-langkah yang tertera di sana. Kusnaidi menjelaskan, "Dengan masukan yang diberikan oleh masyarakat, kami akan bisa melakukan evaluasi yang lebih mendalam terhadap calon, terutama mengenai rekam jejak, kredibilitas, dan kepatuhan terhadap persyaratan administratif yang ditentukan." Dia berharap agar masyarakat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal, guna memastikan bahwa bapaslon yang terpilih adalah individu yang memiliki kredibilitas dan integritas dalam memimpin. "Suara dan masukan dari semua pihak sangat vital dalam menentukan calon pemimpin terbaik untuk Kabupaten Natuna di masa depan. Mari kita bersama-sama menjaga integritas dan kualitas Pilkada 2024 ini," tuturnya. ANTARA