BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Kepolisian Resor Bogor telah membuka kembali akses menuju kawasan wisata Puncak setelah melakukan penutupan selama lebih dari delapan jam. Penutupan jalan ini dimulai pada hari Senin pukul 06.30 WIB. Kasatlantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan penormalan lalu lintas untuk kedua arah. Rekayasa lalu lintas sebelumnya diterapkan dengan menggunakan sistem satu arah menuju Jakarta sejak pagi hari. Rizky menyatakan, "Lalu lintas di jalur Puncak kini sudah mulai landai. Kami sedang melaksanakan penormalan dari batas antara Cianjur dan Bogor." Pada hari Minggu (15/9), jumlah kendaraan yang melintas mencapai 150.000 unit, tetapi saat ini, volume kendaraan di jalur tersebut telah mengalami penurunan yang signifikan. "Alhamdulillah, antrean yang semula panjang hingga Cipanas sudah dapat teratasi berkat penerapan sistem *one way* yang kami lakukan dari pagi hingga saat ini," tambahnya. Setelah berhasil menguraikan kepadatan lalu lintas dengan rekayasa *one way* ke arah Jakarta, polisi memutuskan untuk tidak menerapkan rekayasa yang sama ke arah Puncak, melainkan kembali pada kondisi lalu lintas normal untuk kedua arah. Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, menyebutkan bahwa selama libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad, jalur wisata Puncak mengalami kepadatan yang cukup tinggi dengan total kendaraan mencapai 150.000 unit, yang terdiri dari sepeda motor dan mobil. "Jumlah kendaraan yang tercatat mencapai 150.000, baik dari pemotor maupun pemobil," ungkapnya saat ditemui di Ciawi, Senin. Ia juga menjelaskan bahwa Satuan Lalu Lintas Polres Bogor telah menerapkan berbagai langkah untuk mengurangi kepadatan, termasuk sistem ganjil genap dan sistem satu arah (*one way*) yang dimulai sejak hari Jumat (13/9). Untuk membantu kelancaran lalu lintas, Polres Bogor menurunkan 300 personel kepolisian yang ditempatkan di sepanjang jalur wisata Puncak. Rio mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya yang turun dari Puncak, agar menghubungi anggota kepolisian yang ada di lapangan jika membutuhkan bantuan. "Jika ada kesulitan, anggota saya yang tersebar di lapangan siap membantu," ujarnya. Diingatkan kembali, dari total 150.000 kendaraan di jalur wisata Puncak pada hari Minggu (15/9), saat ini volumenya telah berkurang sebagian besar, memberi harapan akan kelancaran perjalanan ke kawasan wisata tersebut. ANTARA