**Borneonews - Toboali**, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus berupaya meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan masjid. Langkah ini diambil dengan tujuan menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan dan penggerak kesejahteraan masyarakat.
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, menyampaikan bahwa salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan memberikan pelatihan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau pengurus masjid. Pelatihan manajemen masjid ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 September, di mana sebanyak 76 pengurus masjid akan berpartisipasi. Kehadiran dua narasumber dari *Manajemen Masjid Jogokaryan* Yogyakarta diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga kepada peserta.
Riza menambahkan bahwa *Manajemen Masjid Jogokaryan* diakui sebagai salah satu model pengelolaan masjid yang paling baik di Indonesia. Bahkan, mereka pernah menarik perhatian delegasi parlemen dari Eropa berkat prestasi yang berhasil diraih. Dalam pelatihan tersebut, para narasumber akan berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pengelolaan masjid yang efektif dan inovatif.
Bupati berharap, melalui pelatihan ini, pengurus masjid dapat mengoptimalkan perannya dalam pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, selain menjalankan fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bangka Selatan, Ari Dinata, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah kabupaten dengan Baznas. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di ruang rapat Gunung Namak, kantor Bupati Bangka Selatan, dan akan dihadiri oleh 76 peserta dari kalangan pengurus masjid.
Bagi pengurus masjid yang tidak mendapatkan undangan untuk mengikuti pelatihan tahun ini, dipastikan akan ada peluang untuk diundang di tahun berikutnya. Ini menegaskan bahwa program pelatihan ini akan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan ke depan.
Program pelatihan ini tidak hanya diadakan sekali, melainkan akan dilakukan evaluasi serta monitoring penerapan hasil pelatihan setelah pelaksanaan kegiatan. Dua narasumber yang akan berbagi pengetahuan dalam pelatihan tersebut adalah Ustaz M. Rosyidi ST dan Ustaz Enggar Haryo Panggalih, yang merupakan bagian dari Biro Manajemen Masjid serta Biro Kultum Subuh Masjid Jogokaryan Yogyakarta.
ANTARA
Pemerintah Bangka Selatan Tingkatkan Manajemen Pengelola Masjid
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Komentar (0)
Memuat komentar…







